BETANEWS.ID, DEMAK – Seduhan air perlahan mengucur secara melingkar ke dalam cangkir yang sudah dilapisi kertas filter berisi bubuk kopi. Setelah selang waktu sekitar 2 menit 30 detik, air kopi yang sudah terpisah dengan ampas kemudian disajikan dalam gelas.
Melihat dari cara pembuatannya, seorang barista tampak menyajikan kopi dengan teknik manual brew V60. Menu itu memang jadi andalan Aesid Kopi, kedai yang terletak di Gang Neraka, Jalan Lingkar Demak No 1, Jogoloyo, Demak.

Kedai itu tidak memiliki ruang yang terlalu luas. Meski begitu, banyak dari pelanggannya menikmati suasana di sana. Setiap orang dibuat betah dengan obrolan yang sesekali dilakukan oleh barista untuk mencoba mengakrabkan diri dengan pembelinya.
Baca juga: Angkringan Joss, Punya Sajian Kopi Kekinian Ala Kafe yang Cocok Jadi Jujugan Pecinta Kopi
Salah satu owner Aesid Kopi itu bernama Evin. Ia mengatakan, selayaknya warung kopi, ia ingin kedainya menjadi tempat untuk bertukar segala infromasi. Melalui interaksi dengan banyak orang tanpa melihat background pembelinya.
“Saya sering tidak tahu pembeli saya itu siapa, tapi kami saling bertukar informasi di sana. Ya tidak dengan obrolan berat tapi yang ringan-ringan saja,” katanya, Jumat (7/7/2023) malam.
Kedekatan yang dibangun menciptakan keasyikan sendiri bagi pembeli saat menikmati kopi. Selain itu, menu-menu yang ditawarkan juga beragam, mulai dari espresso based, signature, serial kopi susu, hingga nonkopi.
“Untuk range (kisaran) harga mulai dari Rp10 ribu sampai Rp25 ribu saja. Kopi mulai buka pukul 10.00-22.00 WIB,” sebutnya.
Baca juga: Nguyup Kopi, Kafe Bergaya Klasik yang Jadi Jujugan Baru Anak Muda Demak
Salah seorang pelanggan setia Aesid Kopi, Zaedi mengaku sering menikmati kopi di sana. Menurutnya, selain rasa kopinya yang enak ia juga menyukai suasana di kedai itu.
“Saya sering datang ke sini, sekedar nongkrong atau mengerjakan tugas. Lumayan enak sih, untuk pecinta kopi di Demak,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

