31 C
Kudus
Jumat, Juni 21, 2024

Warga Keluhkan Banyak LPJU Mati, Dishub Kudus Ajukan Migrasi ke Pascabayar

BETANEWS.ID, KUDUS – Banyaknya lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang mati di Kabupaten Kudus menjadi keluhan banyak warga. Merespon hal tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus akan mengusulkan migrasi dari LPJU token pulsa ke LPJU pascabayar.

Hal itu dikatakan oleh Kasi Sarana dan Prasarana Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus, Nanang Ary. Dia mengungkapkan, banyaknya LPJU yang mati di Kudus, beberapa faktor di antaranya dikarenakan persoalan daya. Satu Identitas Diri Pelanggan (Idpel) mengampu 10 LPJU, biasanya dua lampu mati. Hal itu dikarenakan daya tidak kuat karena menggunakan token pulsa.

Baca juga: Ambil Alih Penanganan LPJU, Dishub Kudus Janji Ada Laporan Lampu Mati Langsung Diperbaiki

-Advertisement-

“Oleh karenanya di Anggaran Perubahan Tahun 2023 kami mengusulkan untuk migrasi dari LPJU yang menggunakan token pulsa ke LPJU pascabayar,” ujar pria yang akrab disapa Nanang kepada Betanews.id, saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.

Nanang mengungkapkan, Kabupaten Kudus terdapat kurang lebih 1.302 Idpel PLN dan mengampu kurang lebih 6.616. Setiap satu Idpel berarti bisa mengampu antara 10 sampai 20 LPJU.

“Sementara dari total 1.302 Idpel PLN tersebut yang menggunakan token pulsa ada 455 unit. Sementara yang pascabayar ada 847. Nah, yang menggunakan token pulsa ini yang akan kami ajukan untuk migras ke pascabayar,” ungkapnya.

Disinggung terkait LPJU yang menggunakan token pulsa itu lebih efisien dan lebih irit, Nanang menjawab tidak juga. Menurutnya, LPJU token pulsa justru sering terjadi banyak kendala.

“Selain masalah daya, kami harus terus melakukan pengecekan alat serta tiap bulan harus mengisi pulsa token. Jadi seolah mengulang-ulang pekerjaan setiap bulan,” bebernya.

Baca juga: Setahun, Tagihan Listrik untuk LPJU di Kabupaten Kudus Capai Rp 30 Miliar

Dengan migrasi tersebut, lanjut Nanang, setidaknya satu faktor banyaknya LPJU mati di Kudus teratasi. Sementara untuk penyeban lain, misal jaringan putus, korslet, kabel terkelupas, bisa dilakukan perbaikan.

“Selama ini saat ada LPJU mati masyarakat bisa melapor melalui SIP Terang. Kami juga punya tim sisir yang mengecek LPJU secara berkala dan ketika ada yang mati langsung kita lakukan perbaikan. Kami juga sudah selesai melakukan pengadaan lampu LED yang siap juga untuk dipasang,” imbuhnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
140,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER