BETANEWS.ID, DEMAK – Warung Tengkleng Idola yang berada di Jalan Bhayangkara, Genggongan, Mangunjiwan, Demak terlihat ramai pembeli. Makin siang, warung yang berada di depan Kantor PMI Demak itu semakin ramai didatangi pegawai kantoran.
Menurut pemilik Warung Tengkleng Idola, lena, tempatnya itu memang selalu penuh saat jam makan siang. Bahkan, pembelinya itu banyak juga dari wisatawan luar daerah yang sengaja mampir untuk menikmati masakannya saat berkunjung ke Demak.

“Pelanggannya dari mana-mana, ada yang dari Semarang, Kudus, Jepara. Kalau dari sini seperti Guntur, Karangawen, banyak lah,” katanya pada betanews. id, Sabtu (6/5/2023).
Baca juga: Sop Buntut Legendaris Hajah Uki Kudus, Terinspirasi dari Warga Keturunan Tionghoa
Menurut Lena, yang membuat tengkleng buatanya banyak diminati banyak pembeli, karena memiliki porsi yang jumbo, sehingga siapa saja akan puas ketika menikmatinya.
“Mungkin karena di sini lebih segar kali ya dan juga porsinya itu besar. Jadi kadang disebut tengkleng gajah karena jumbo,” imbuhnya.
Tidak hanya porsi yang melimpah, tengkleng idola juga terkenal dengan citra rasa masakan yang khas. Terdapat delapan jenis bumbu yang dibutuhkan Lena untuk membuat tengkleng yang enak.
“Masakan tengkleng itu berkuah tapi tidak bersantan. Bumbunya ada bawang merah putih, ketumbar, kemiri, kunir, cabai, dan lain-lain,” sebutnya.
Baca juga: Cari Sarapan Murah dan Enak di Jepara? Warung Sego Pincuk Ini Bisa Jadi Pilihan Menarik
Setiap harinya, Lena dapat menghabiskan sekitar 70 kilogram daging kambing. Meskipun harga daging naik, ia mengaku tidak pernah kehilangan pelanggan.
“Kalau di sini dagingnya ada bagian kepala, kaki, dan iga. Jadi pembeli kadang milih sendiri maunya apa,” terangnya.
Untuk menikmati satu porsi tengkleng idola, pembeli cukup merogoh kocek Rp60 ribu untuk yang biasa dan yang campur Rp65 ribu. Warung ini buka dari hari Senin-Sabtu pukul 7.00-14.30 WIB.
Editor: Ahmad Muhlisin

