Tutupi Kebohongannya, Begini Alasan Tersangka KDRT Maut Kelabui Keluarga

BETANEWS.ID, PATI – MT (28), tersangka penganiayaan terhadap istrinya hingga menyebabkan kematian sempat mengelabui keluarga terkait penyebab istrinya meninggal. Tersangka, yang merupakan warga Desa Ngemplak Kidul, Kecamatan Margoyoso, Pati, menyebut, kalau istri bersama dirinya sempat jatuh dari sepeda motor.

Kecelakaan itulah, yang digunakan sebagai alibi, bahwa istrinya meninggal karena kecelakaan, bukan disebabkan penganiayaan yang dilakukannya.

“Tersangka ini menyampaikan kepada keluarga, bahwa korban dan tersangka jatuh dari motor. Lalu, setelah jenazah dimandikan pihak keluarga, mereka melihat ada lebam di wajah korban ini. Karena curiga, akhirnya pihak keluarga melapor ke polisi,” ujar Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adittama, Selasa (16/5/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Seorang Suami di Pati Tega Gebuki Istrinya Sampai Tewas, Awalnya Cekcok Saling Tuduh Selingkuh

Setelah mendapat laporan itu, pihak kepolisian melakukan pemeriksaan dan ada kejanggalan terkait keterangan yang disampaikan tersangka.

Kemudian, setelah dilakukan pendalaman, akhirnya tersangka mengakui perbuatannya, yaitu melakukan penganiayaan terhadap istrinya, sampai menyebabkan meninggal dunia.

Kapolresta menyebut, bahwa akibat perbuatan yang dilakukannya, tersangka terancam hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun.

Kombes Pol Andhika menjelaskan, kronologi kejadian penganiayaan yang dilakukan MT terhadap istrinya. Peristiwa ini bermula ketika pada Sabtu (13/5/2023) sekitar pukul 22.00 WIB, tersangka menenggak minuman keras jenis arak bersama dua orang temannya.

“Setelah itu, tersangka ini pulang ke rumah, sekira pukul 01.30 WIB. Ketika sampai di rumah itu, ia mendapati istrinya sudah tidur bersama anak-anaknya. Kemudian ia melihat, kalau pampers anaknya sudah penuh dengan ompol, yang kemudian mengajak istrinya keluar untuk membeli pampers,” ujar Kapolresta.

Dengan menggunakan sepeda motor, kemudian tersangka bersama istrinya keluar untuk membeli pampers. Namun, ketika dalam perjalanan, terjadi cekcok mulut antara tersangka dengan korban.

Baca juga: Polresta Pati Ungkap Kasus KDRT Berujung Maut di Margoyoso

Setelah itu, tersangka membelokkan kendaraannya ke lapangan yang berada di Dukuh Sumber, Desa Soneyan. Di sana, kembali terjadi cekcok antara tersangka dan korban. MT menuduh bahwa istrinya berselingkuh. Tak Terima dengan tuduhan itu, korban menyebut bahwa tersangkalah yang justru berselingkuh dengan seorang janda.

“Dituduh seperti itu, MT ini tersinggung dan kemudian melakukan kekerasan terhadap istrinya hingga tak sadarkan diri. Melihat itu, tersangka panik, kemudian menaikkan korban ke atas motor untuk  dibawa ke rumah,” ungkap Kombes Pol Andhika.

Ketika sampai rumah, korban masih tak sadarkan diri. Hingga pagi hari, korban tak juga sadar dan akhirnya MT dan keluarga membawa korban ke RSI Pati. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata korban telah meninggal dunia.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER