Makin Menjadi-Jadi, Akun Pengujar Kebencian Ke Selvi Ananda Berencana Lakukan Penculikan

BETANEWS.ID, SOLO – Akun Twitter yang melontarkan komentar tak pantas kepada istri Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Selvi Ananda kembali berulah. Akun @p4**** itu kembali menulikskan cuitan di akun Twitternya. Ia mengancam akan menculik Selvi Ananda karena akunnya diserbu netizen.

“Gue menghilang dari TL ya hebat kalian tau rumah gue polisi sudah dapat almat gue dan sekarang polisi bawa berkas. 3 hari lagi muka gue di tv (emoticon cium) dan satu lagi buat bocil @gibran_tweet jaga baik baik ya bini lo temen gue bakalan menculik bini lo waslaam semua kecebong dan,” tulis akum @p4****, Selasa (30/5/2023) malam.

Menanggapi hal itu, Gibran mendorong kepada kaum perempuan untuk melaporkan akun tersebut ke pihak yang berwajib. Pasalnya, cuitan terbarunya tentang Selvi Ananda mengarah pada ancaman penculikan.

-Advertisement-

“Ya wes sesama perempuan laporno, laporno,” kata Gibran saat ditemui di Balai Kota Solo, Rabu (31/5/2023).

Baca juga: Selvi Ananda Dihina Netizen, Gibran Beri Tanggapan Berkelas

Gibran sendiri mengaku bahwa istrinya telah mengetahui adanya ancaman pembunuhan dan penghinaan terhadapnya. Kendati demikian, Gibran mengungkapkan bahwa Selvi tidak begitu mempermasalahkan hal itu.

Yo ra pie-pie (ya tidak bagaimana-bagaimana), reaksine malah … hemm,” kata Gibran.

Lebih lanjut, Gibran mengatakan bahwa komentar tak mengenakkan seperti itu sudah biasa dialaminya, maupun keluarganya. Ia menyerahkan semuanya terhadap pihak yang berwajib.

“Datanya sing nyekel ya pak Kapolres dan yang berwajib, to. Aku kan dudu sopo-sopo. Mbok kiro aku hacker,” kata Gibran.

Sebelumnya, DPP PSI Kota Solo melaporkan akun Twitter @p4****  ke Satreskrim Polresta Solo, Senin (29/5/2023) yang melakukan penghinaan terhadap Selvi Ananda. Kapolresta Solo, Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan telah menerima laporan tersebut.

Baca juga: Alasan Gibran Tak Pernah Laporkan Penghina Keluarganya ke Polisi: ‘Wis Kulino’

“Sudah kami terima untuk tidak lanjut tentunya seperti biasa kepolisian selalu melangkah dengan urut-urutan kerja berdasarkan scientific crime investigation,” katanya.

Untuk menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Polda Jawa Tengah. Sebab, hal tersebut mengenai media sosial atau pun mengenai IT.

“Ya nanti itu kemampuan-kemampuan dari cyber yang akan mengungkap di sana karena kita punya divisi cyber juga. Nanti itu akan tentunya akan didalami dari akun-akun yang mengunggah kemudian siapa di balik akun itu dan lain sebagainya itu teknik penyidikannya,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER