31 C
Kudus
Selasa, Juni 25, 2024

8.910 Pasang Ibu dan Anak di Jepara Pecahkan Rekor MURI Pembuatan Kolase dari Limbah Kayu

BETANEWS.ID, JEPARA – Sebanyak 8910 pasang ibu dan anak dari Raudlatul Atfhal (RA) dan Busthanul Atfhal (BA) se Kabupaten Jepara memecahkan rekor MURI pembuatan kolase terbanyak menggunakan bahan limbah yaitu serbuk kayu. Acara yang diadakan di Pantai Kartini, Rabu (24/5/2023) itu membuat kolase potret RA Kartini.

Ketua Ikatan Guru Raudlatul Atfhal (IGRA) Kabupaten Jepara, Siti Muzariah, mengatakan, kegiatan tersebut sebenarnya sudah diagendakan sejak tahun lalu. Namun, karena pemerintah masih memberlakukan aturan PPKM, kegiatan festival kolase baru bisa diadakan tahun ini.

Kegiatan tersebut juga diadakan sekaligus untuk memperingati hari lahirnya RA Kartini serta Hari Kebangkitan Nasional. Tema yang diambil yaitu “RA Kartini Berbalut Mebel Jepara”.

-Advertisement-

Baca juga: Setahun Raih 15 Ribu Penghargaan, MTs N 1 Pati Raih Rekor MURI Peraih Medali Terbanyak 2022

“Kami ambil tema itu karena kami di dunia pendidikan tidak lepas dari pahlawan kita RA Kartini, serta untuk memperkenalkan kepada anak-anak salah satu sebagai kearifan lokal yang dimiliki Jepara yaitu mebel ukir,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, ia juga ingin memperkenalkan pada anak-anak bahwa meskipun bahan limbah tetapi masih bisa diolah untuk dijadikan sebuah karya. Selain itu, kegiatan membuat kolase juga mampu merangsang daya kreativitas serta imajinasi. Anak-anak bebas menuangkan ide kreasinya dalam membuat kolase.

“Limbah dari mebel itu kita ambil, kemudian dikreasikan dengan berbagai warna. Anak kemudian bisa menaburkan serbuk kayu sesuai imajinasi dalam foto RA Kartini cantik dengan bingkai motif ukir Jepara,” ujarnya.

“Jadi dalam satu kegiatan ini tujuan dari sisi pendidikan tercapai, dan harapannya juga bisa mengenalkan mebel Jepara kepada anak-anak. Tempatnya juga sengaja di pilih Pantai Kartini untuk ikut mempromosikan obyek pariwisata yang ada di jepara,” jelasnya.

Baca juga: Pecahkan Rekor MURI, 11 Ribu Penari Meriahkan HUT ke-476 Kota Semarang

Salah satu juri dari Musem Rekor Dunia Indonesia (MURI), Sri Widayati, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mendapat penghargaan karena mengangkat kearifan lokal melalui bingkai ukiran dalam foto RA Kartini. Bahan yang digunakan juga ramah lingkungan yaitu limbah gergaji untuk membuat foto kolase.

“Ini termasuk sesuatu yang unik dan masuk dalam kriteria penilaian sehingga kami anugerahkan rekor MURI kepada IGRA Jepara dan Kemenag Jepara,” jelasnya.

“Proses pembuatannya yang melibatkan antara orang tua dan anak, sehingga kita melihat ada keharmonisan, kekompakan dan kerjasama, itu yang juga tidak kalah penting,” katanya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
140,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER