Nama 1.192 Warga Dongos Jepara Tiba-Tiba Hilang dari Penerima Bantuan, Diduga Ulah Operator Desa

BETANEWS.ID, JEPARA – Nama 1.192 warga Dongos, Kecamatan Kedung, Jepara tiba-tiba hilang dari daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berupa bantuan PKH, pangan nontunai, KIP/PIP, dan hilangnya data KIS. Ada dugaan, nama-nama tersebut dihapus oleh Operator Desa sejak Oktober 2022 dan menyisakan 26 orang saja. Hilangnya nama tersebut baru diketahui pada saat penyaluran pada triwulan pertama pencairan.

Akibatnya, seribuan warga itu kemudian melakukan demontrasi di Balai Desa Dongos, Rabu (05/04/2023). Mereka menuntut agar operator desa tersebut diberhentikan sebagai perangkat desa.

Kepala Desa Dongos, Abdul Kamid, mengatakan, saat ini pihaknya sedang berupaya mengusulkan ulang nama-nama warga itu ke Kementrian Sosial.

-Advertisement-

Baca juga: Bisa untuk Lebaran, 50.811 Penerima PKH di Jepara Sudah Bisa Cairkan Bantuan Total Maksimal Rp3,9 Juta

“Karena namanya sudah dihapus, otomatis ya sudah hangus bantuan itu. Sudah tidak bisa, ini sudah dilakukan koordinasi dengan BMD. Solusinya ya memang mendaftarkan ulang nama-nama warga,” katanya sat ditemui di kantornya, Kamis (06/04/2023).

Selain berkoordinasi dengan BMD, pihaknya sudah menyampaikan hal tersebut kepada Dinsospermades. Tetapi ia berharap dari pihak dinas terkait dapat turun langsung ke lapangan untuk menangani hal tersebut.

Menurutnya, saat ini kondisi masyarakat masih banyak yang tersulut amarah karena namanya dihilangkan dari daftar penerima bantuan. Ia berharap ada sosialisasi kepada para warga agar dapat memahami bahwa di bulan ini tidak bisa menerima bantuan.

“Masyarakat saat ini masih banyak yang berharap. Karena memang dari sisi ekonomi sedikit mengalami krisis, sehingga adanya bantuan tersebut tadinya diharapkan bisa untuk Lebaran,” tambahnya.

Baca juga: Bantuan PKH Sebabkan Harga Telur Naik, Pedagang Berharap Balik ke Zaman SBY

Ia juga menambahkan agar dari pihak pemkab dapat mengulurkan bentuk bantuan lain, seperti sembako agar dapat meringankan masyarakat dalam membut lebaran idul fitri. 

“Kalau ada bentuk bantuan lain kan harapannya bisa ngeyemke masyarakat yang sudah menunggu bantuan,” pungkasnya. 

Warga yang namanya dicoret daro penerima bantuan, Sunarti (53), berharap ada bantaun lain yang bisa didapatkannya. Mengingat, selama ini ia berharap bantuan iotu bisa diterimanya.

“Kalau bisa ada bantuan lain, jumlahnya nggak sama nggak papa. Yang penting bisa buat bantu nyukupi kebutuhan,” ujarnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER