BETANEWS.ID, SOLO – Puncak arus mudik di KAI Daop 6 Yogyakarta diprediksi terjadi pada 20 April 2023 atau H-2 Lebaran. Menurut Executive Vice President PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Raden Agus Dwinanto Budiadji, pada hari itu jumlah penumpang diperkirakan mencapai 20.276 orang. Sedangkan arus balik Lebaran diprediksi terjadi pada tanggal 30 April dengan jumlah penumpang sebanyak 27.073 orang.
“Jumlah ini meningkat dibandingkan Lebaran tahun 2022 yakni sebanyak 14.736 penumpang,” paparnya pada jumpa pers di Stasiun Solobalapan, Kota Solo, Rabu (12/4/2023).
Agus menyebut, pada arus Lebaran 2023 ini diproyeksikan ada peningkatan penumpang. Untuk KA jarak jauh akan ada peningkatan sebanyak 36 persen, sedangkan KA lokal juga naik sebanyak 20 persen.
Baca juga: Puncak Arus Mudik di Tol Solo-Ngawi Diprediksi Terjadi Pada 19 April
“Jadi secara total jarak jauh dan kereta komuter ini kita proyeksikan naik 43 persen dibandingkan dengan tahun lalu,” bebernya.
Tahun ini, PT KAI Daop 6 juga menambah kapsitas tempat duduk hingga 19 persen.
“Untuk tiket KA PSO atau subsidi seperti KA Bengawan saat ini sudah sampai 100 persen tingkat okupansinya untuk arus mudik,” katanya lagi.
Sementara untuk KA komersial masih tersedia tiket yang cukup banyak pada tanggal tertentu, yakni 14 hingga 19 April. Agus menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan harga promo jual tiket murah.
Baca juga: Pertamina Siapkan 4 Mobil Siaga untuk Bantu Pemudik yang Kehabisan BBM, Ini Lokasinya
“Silakan dimanfaatkan, untuk hari H, tanggal 22 dan 23 April biasanya masih tersedia dan lebih banyak penumpang yang beli tiket go show,” kata dia.
Lebih lanjut, selain penambahan kapasitas tempat duduk, kenaikan jumlah penumpang juga lantaran pengendalian Covid-19 tahun ini sedikit lebih baik dari tahun sebelumnya.
“Walaupun memang kami masih menerapkan persyaratan naik kereta api ini masih sama artinya masih booster atau vaksin ketiga. Tapi khususnya untuk anak-anak di bawah 17 tahun ini cukup vaksin kedua,” ujarnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

