BETANEWS, DEMAK – Dua pekan menjelang Lebaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak melakukan pantauan harga sejumlah komoditas di Pasar Karanganyar., Senin (10/3/2023). Hasil pantauan yang telah dilakukan, diketahui harga daging dan telur tetap stabil.
Bupati Demak Eisti’anah mengatakan, pemantauan harga yang dilakukan di Pasar Karanganyar, diketahui harga daging Rp 125 ribu – Rp 130 ribu perkilogram, harga telur Rp 27 ribu perkilogram dan minyak curah Rp 15 ribu perliter. Berdasarkan pantauan, stok beras di pasaran juga masih aman.
“Alhamdulillah setelah melihat dari harga daging, ayam, itu stabil. Untuk harga beras pun kita sebelum ke Pasar Karanganyar kita ke Bulog ketersediaan aman untuk dua bulan ke depan, ” katanya.
Baca juga: 153 Ribu Keluarga di Demak akan Terima Bantuan Beras 10 Kilogram
Selain melakukan pemantauan, pihaknya juga menggelar operasi pasar di lokasi tersebut. Esti berharap masyarakat bisa terbantu untuk mendapatkan kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Tidak hanya operasi pasar, ke depannya Pemkab Demak juga akan melakukan bazar murah di beberapa wilayah Demak.
“Sebelumnya juga ada bazar murah. InsyaAllah nanti tanggal 12 April kita lakukan bazar lagi. Di bazar ini harapan kami masyarakat bisa membeli barang di bawah harga pasar, ” imbuhnya.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop) UKM Demak Iskandar Zulkarnaen menambahkan, harga Minyakita di Pasar Karanganyar masih terbilang tinggi, yakni Rp 14 ribu – Rp 15 ribu perliter. Menurutnya, hal itu dikarenakan kurangnya pasokan dari distrubutor.
Baca juga: Harga Beras di Kudus Masih Tinggi, Per Kilo Rp 12 Ribu
“Minyak curah stabil tapi yang Minyakita yang masih tinggi karena pasokan dari D1 kurang. Sebab distributor tidak menyetorkan ke pasar tapi langsung ke kampung. Sehingga yang di pasar di dapat dari penjual lain, ” terangnya.
Sedangkan untuk harga beras kualitas medium, katanya, mengalami kenaikan. Hal itu disebabkan karena petani yang lebih senang menjual beras ke luar, dan mempengaruhi serapan Bulog Demak.
Editor: Suwoko

