BETANEWS.ID, PATI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pati menggelar peringatan Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus peresmian Sekretariat PWI Kabupaten Pati yang berlokasi di Jalan Tombronegoro No 1 Kaborongan, Kelurahan Pati Lor, pada Senin (6/3/2023).
Hadir dalam kegiatan itu, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, Dandim 0718/Pati Letkol Inf Catur Irawan dan Forkopimda, Ketua PWI Jateng Amir Machmud serta tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan itu, Moch Noor Effendi, Ketua PWI Kabupaten Pati mengatakan, dalam membuat pemberitaan, ia selalu mengingatkan agar wartawan selalu berpegang teguh pada kode etik jurnalistik dan tidak mengesampingkan aturan yang ada.

Baca juga: PWI Pati Dapat Penghargaan di Peringatan HPN 2022
“Saya sering mengatakan kepada rekan-rekan wartawan dari PWI Pati supaya selalu berpedoman teguh dengan kode-kode etik jurnalistik. Jangan sampai seorang jurnalis mau menerima suap dalam bentuk apapun, karena kita harus memegang teguh marwah kita sebagai wartawan,” ucapnya.
Sementara, Ketua PWI Jawa Tengah Amir Mahmud mengatakan, selama ini kehadiran Undang-Undang Nomor 40 tahun 1990 tentang Pers hanya dipahami sebagai perlindungan tugas dan profesi wartawan. Padahal juga menjamin dan melindungi hak-hak masyarakat memperoleh informasi dan kemungkinan terjadinya kesewenang-wenangan pemberitaan.
“Maka saya menekankan kepada kawan-kawan membangun reputasi jurnalistik dan membangun kehadiran kita mendapat respek dari masyarakat, harus mutlak dipersyaratkan. Ayo kita membangun respek bagi diri kita sendiri dengan meningkatkan kompetensi, kita tingkatkan profesionalitas kita, kompetensi yang betul-betul kaffah komprehensif,” ujar Amir Mahmud.
Amir juga menegaskan, pemberitaan media yang tanpa berpijak pada nilai-nilai yang menjadi substansi Undang-Undang tentang Pers, dan kode etik jurnalistik, hanya akan menimbulkan kerugian-kerugian psikologis, dan sosiologis bagi masyarakat.
“Artinya, kode etik jurnalistik bukan hanya pajangan yang harus dihapal oleh wartawan, tapi kode etik jurnalistik ini adalah darah yang mengalir di dalam nadi hidup kita,” jelasnya.
Baca juga: Pengurus PWI Pati Resmi Dilantik, Bupati : ‘Berikan Informasi ke Masyarakat yang Faktual dan Aktual’
Sedangkan Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro mengapresiasi peran media anggota PWI Pati yang telah memberikan sumbangsih dengan mempublis berita kinerja pemerintah selama ini.
“Kami sangat berharap apa yang selama ini telah diberikan, merupakan bentuk nyata terhadap apa yang kita kerjakan. Sehingga kita akan senantiasa berbuat menuju ke hal-hal yang lebih baik lagi ke depan. Saya juga sangat merasakan, bahwa saran Kritik dan masukan tokoh masyarakat dan insan pres kepada pemda menjadi modal yang berharga bagi pelaksanaan pemerintahan,” ungkapnya.
Editor: Kholistiono

