31 C
Kudus
Minggu, April 14, 2024

Pemkab Jepara Fokus Perbaikan Jalan dan Penanganan Kemiskinan

Pemkab Jepara Kebut Perbaikan Jalan Kabupaten

BETANEWS.ID, JEPARA – Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta memimpin apel tiga pilar desa dalam rangka menjaga kondusivitas dan stabilitas wilayah menjelang bulan suci Ramadan di Pendapa Kecamatan Pakis Aji, Rabu, (15/3/2023).

Dalam kegiatan itu Edy mengungkapkan bahwa dirinya hingga saat ini terus mendapat laporan dan masukan terkait kerusakan sejumlah ruas jalan. Dirinya juga telah mengupayakan perbaikan di beberapa jalan kabupaten.

“Ada 364 ruas jalan kabupaten yang sampai saat ini kita bisa perbaiki 88,9 persen. Sisanya setelah hujan reda dan cuaca membaik akan segera diperbaiki. Sudah saya perintahkan ke Pak Sekda dan Kepala Dinas PUPR,” tegasnya.

Baca juga: Pj Bupati Jepara Minta ASN Netral di Pemilu 2024, Jangan Sampai Dukung Kontestan Politik

Perbaikan tersebut termasuk jalan kabupaten yang dibuat berdasarkan kerja sama dengan pihak lain seperti PLTU dan Perusda. Sedangkan jalan provinsi, Edy sudah koordinasikan dengan Kepala Bina Marga Provinsi dan beberapa jalan sudah mulai diperbaiki.

Namun, lanjut dia, untuk jalan nasional di sepanjang welahan hingga gotri menurutnya akan dilakukan perbaikan usai lebaran. Sebab di area tersebut akan dilakukan perbaikan dengan menggunakan cor beton dan memerlukan waktu yang cukup lama.

“Apabila dilaksanakan sekarang dikhawatirkan akan menganggu arus mudik dan arus balik lebaran,” katanya dalam acara yang dihadiri Sekretaris Daerah Jepara Edy Sujatmiko, Kepala Bakesbangpol Lukita Sudi Asmara, perwakilan Forkopimda, Forkopimcam Pakis Aji, serta Forkopimcam Batealit.

Selain jalan, Edy juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi menangani masalah sosial yang saat ini terjadi, antara lain stunting dan kemiskinan ekstrem.

“Tahun 2022 stunting kita di angka 7.000 dan turun 2.000 sehingga sekarang tinggal 5.000 bayi di bawah dua tahun (baduta) yang terdampak stunting. Tahun ini saya canangkan 60 desa bebas stunting,” ujarnya.

Terkait kemiskinan ekstrem, Edy menerangkan bahwa di Jepara terdapat 89 ribu penduduk dalam kondisi miskin dan 23 ribu di antaranya tercatat miskin ekstrem. Hal ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah, baik pemerintah kabupaten hingga desa untuk melakukan upaya-upaya nyata dalam menurunkan tingkat kemiskinan.

Baca juga: Pemkab Jepara Pasang Target Turunkan Prevalensi Stunting Jadi 14 Persen di 2024

Yang tak kalah penting, Edy meminta tiga pilar -petinggi, babinsa, dan bhabinkamtibmas- untuk mensosialisasikan kepada masyarakat untuk melakukan pemilihan umum (pemilu) secara bebas dan berdasarkan hati nurani. Pj Bupati berharap dengan adananya sosialisasi mampu meredam tindakan politik yang tercela seperti politik identitas dan politik uang. Sehingga masyarakat tidak terpengaruh hal tersebut.

“Tahun ini adalah tahun politik, untuk itu saya ingatkan kepada para petinggi, babinsa, dan bhabinkamtibmas sebagai tiga pilar untuk menjaga stabilitas keamanan,” kata Edy Supriyanta.

“Hak dan kewajiban sebagai warga negara untuk memilih dan dipilih adalah mutlak menjadi suara rakyat,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER