BETANES.ID, KUDUS – Pedagang di tradisi Dandangan yang ada di Jalan Ramelan Kudus mengaku sepi pembeli. Menanggapi hal tersebut Kepala Bidang (Kabid) Pedagang Kaki Lima (PKL) Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Imam Prayitno mengatakan, justru Jalan Ramelan itu pintu masuk pengunjung Dandangan dari arah selatan.
“Jalan Ramelan itu pintu masuk, jadi tetap ramai dan dilewati pengunjung. Pengunjung tetap ramai, kalau ada yang beli atau tidak kan itu rejeki masing-masing,” ujar pria yang akrab disapa Imam kepada Betanews.id, ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/3/2023).
Dia mengaku sebisa mungkin membuat tradisi Dandangan tahun ini lebih meriah dibanging yang pernah digelar. Di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus ada pasar malam dengan aneka wahana menarik, yang tujuannya agar orang tertarik datang ke Dandangan.
Baca juga: Pedagang Dandangan di Jalan Ramelan Kudus Mengeluh Sepi dan Pilih Tutup Lapak
“Justru Dandangan tahun ini Jalan Ramelan itu dilewati pengunjung. Kalau sebelumnya kan tidak dilewati,” tandasnya.
Pantauan lokasi, suasana Jalan Ramelan memang berbanding terbalik dengan Jalan Sunan Kudus, Kamis malam (16/3/2023). Tampak di sepanjang Jalan Sunan Kudus dan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, pengunjung tumpah ruah, bahkan berjubel di antara dua sisi stan yang berjajar sepanjang jalur tersebut.
Sementara itu, di Jalan Ramelan, suasana lengang tampak sejauh mata memandang. Hanya ada dua atau tiga orang berjalan di antara stan. Para pedagang di Jalan Ramelan juga tak sesibuk para pedagang yang ada di Jalan Sunan Kudus. Tampak raut muka mereka lelah meski sering berdiam, tak melayani pembeli.
Hal itu berbeda dengan para pedagang Dandangan yang ada di Jalan Sunan Kudus, yang hampir semua sibuk melayani pembeli. Namun, tak ada raut kelelahan di wajah mereka. Justru mereka tampak semangat melayani dan menawarkan dagangan mereka.
Baca juga: Fantastis! Penjual Jus di Dandangan Ada yang Omzetnya Rp3,5 Juta Semalam
Stan Dandangan yang di Jalan Sunan Kudus juga buka semua. Sementara di Jalan Ramelan sebagian pedagang memilih menutup lapak mereka, karena sepinya pengunjung maupun pembeli.
Sebenarnya, dinas terkait juga sudah berupaya agar stan di Jalan Ramelan ramai pengunjung selama gelaran Dandangan. Hal itu terlihat adanya panggung hiburan di ujung selatan Jalan Ramelan, yang diisi dengan acara musik. Namun, memang upaya tersebut belum cukup berhasil.
Editor: Suwoko

