BETANEWS.ID, SUKOHARJO – Bau harum langsung menyergap indra penciuman saat menghampiri Kedai Bosu Rice di Jalan Garuda Mas, Geduren, Gonilan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Tempat yang kental dengan suasana Jepang itu memang sedang hits, bahkan sampai membuat para pembeli rela antre demi menikmati kuliner di sana.
Yang unik dari kuliner di sana adalah semua menunya dibungkus daun pisang dengan dilaspisi kertas makanan bermotif lucu. Tentu ini cukup menarik lantaran cara penyajiannya sangat Indonesia.

Menurut Pemilik Bosu Rice, Nur Siti Ayu (26), di tempatnya itu ia memang ingin menyajikansajian unik yang memadukan cita rasa makanan dari Jepang, Korea dan Indonesia yang dikemas dengan cara tak biasa.
Baca juga: Soto Ayam Kampung di Jepara Ini Bumbu Rempahnya Mantap Banget, Seporsi Rp10 Ribu Saja
Konsep Jepang dan Korea diambil Ayu karena trend tersebut sedang banyak digandrungi masyarakat. Bedanya, ia memberikan sentuhan cita rasa lidah Indonesia sehingga mudah diterima oleh masyarakat.
“Kita kasih sambal (dan) bawang goreng. Jadi walaupun itu makanan adopsi dari negara lain rasanya tetap cocok di lidah kita,” beber dia saat ditemui di kedainya, Sabtu (28/1/2023).
“Menurut aku nasi bungkus kaya unique point dari tempat kita. Karena semua dicampur pakai daun pisang kaya nambah cita rasanya lagi,” jelasnya.
Berbagai macam pilihan lauk juga dihadirkan Ayu di Bosu Rice, Seperti nasi omega, original ayam saus bosu, ayam teriyaki, sapi lada hitam, original sapi saus bosu, sapi bulgogi, dan ayam pedas Korea gochucang. Harganya juga terjangkau yakni mulai Rp12 ribu hingga Rp25 ribu saja.
Baca juga: Bikin Ngiler, Ceker Enam Bumbu Pedas di Waroeng Kepayon ini Jadi Buruan Anak Muda
“Best seller ada beef karena walaupun harganya murah kita pakai beef impor. Rasanya lembut dikunyah nggak alot,” katanya.
Sejak buka pada pertengahan Desember 2022 lalu, sudah banyak pelanggan yang berdatangan ke Bosu Rice. Dalam sehari, Ayu setidaknya bisa menjual 50 hingga 100 porsi.
Kedai Bosu Rice buka setiap hari dari pukul 11.00 sampai 20.00 WIB. Selain itu, pelanggan juga bisa memesan melalui beberapa platform layanan pemesanan makanan digital.
Editor: Ahmad Muhlisin

