31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Keluhkan Harga Beras Melambung Tinggi, Warga: ‘Tahun Ini Paling Mahal’

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa kebutuhan pokok termasuk beras saat ini sedang mengalami kenaikan harga yang tinggi. Hal itu membuat warga merasa keberatan karena harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah satu warga yang mengeluhkan kenaikan itu adalah Ani Damayanti. Pemilik toko kelontong itu sudah sering dikomplain oleh pelangganya, karena saat ini harga beras menjadi yang tertinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Salah satu penjual beras di Pasar Baru Kudus sedang mengangkat beras untuk dibawa pulang pembeli. Foto: Kaerul Umam

“Untuk harga beras per tahun ini memang mahal sekali, bahkan paling mahal kalau dibanding dengan tahun-tahun yang lalu. Paling mahal ya dulu itu sekitar Rp10 ribu per kilogram, tapi sekarang Rp 11 ribu malah bisa lebih,” kata Ani saat ditemui di Pasar Baru Kudus, Jumat (10/2/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Ganjar Tak Temukan Minyakita saat Keliling ke Sejumlah Pasar di Semarang

Ia mengatakan, saat ini tidak hanya beras saja yang mengalami kenaikan harga, karena minyak goreng, bawang merah, gula, teh, dan lain-lain juga mengalamai hal sama.

“Saya sebagai warga sangat keberatan. Misalkan uang katakanlah Rp12 ribu kan biasanya sudah dapat beras dan lainnya, tapi sekarang hanya bisa dapat beras saja. Yang terasa memang beras, karena memang sehari-hari dibutuhkan,” jelasnya.

Pedagang Pasar Baru Kudus, Suriyah (42), mengatakan, saat ini harga beras per kilogramnya mencapai Rp11.800. Kenaikan itu sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu.

“Kalau keluhan warga pasti ada, karena kan memang harganya naik terus. Ya saya jawab barangnya langka dan memang sudah naik dari sananya. Karena memang saya juga tidak bisa mengatur harga pasaran,” tuturnya.

Baca juga: Minyakita di Kudus Sudah Langka Sejak Awal Tahun, Kalau Ada Harganya Melambung Tinggi

Meski harga beras naik tinggi, Suriyah mengaku tak ada penurunan pembeli, sebab beras merupakan kebutuhan pokok sehari-hari. Jadi, meskipun harganya mahal tetap saja ada yang membelinya.

“Beras ini kan kebutuhan sehari-hari, jadi ya tetap ada yang membeli meski harganya mahal. Kalau sehari saat ini bisa jual 1 ton,” ungkapnya.

“Pesan sebagai pedagang, kalau naik ya sedikit saja, jangan tinggi-tinggi, kasihan masyarakat,” tandas warga Desa Prambatan Lor RT 7 RW 2, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus tersebut.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER