31 C
Kudus
Senin, Mei 27, 2024

Kelenteng Hian Thian Siang Tee di Jepara Ini Simpan Patung Dewa Obat Tertua di Asia Tenggara

BETANEWS.ID, JEPARA – Harum aroma dupa langsung menyambut siapapun saat memasuki Kelenteng Hian Thian Siang Tee di Gang Pinggir, Desa Welahan, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara. Di tempat yang kental nuansa merah itu, dua patung barongasi di gerbang masuk seakan memberi salam selamat datang bagi para tamu.

Layaknya sebuah etalase, berbagai patung dewa tampak tertata rapi di berbagai bagian kelenteng. Yang paling mencolok tentu patung panglima Tan Siang Djie dan Tan Siang Boe dan dua patung naga yang melilit tiang di area ibadah.

Menurut pengurus Yayasan Kelenteng, Warsono (56), salah satu yang membuat tempat tersebut istimewa adalah adanya patung Dewa Hian Thiang Siang Tee yang merupakan patung dewa tertua di Asia Tenggara.

-Advertisement-

Baca juga: Menengok Koleksi dan Sejarah Museum RA Kartini di Jepara

Tidak hanya patung dewa, di dalam kelenteng tersebut juga tersimpan benda pusaka berupa sien tjiang (gambar paduka Hian Thian Shiang Tee), Po Kiam (Pedang Tiongkok), Hio Lauw (tempat abu), Tjioe Hwat (buku pengobatan) yang merupakan peninggalan dari Tan Siang Djie, orang asli Tiongkok yang berlayar ke pulau Jawa untuk menemui adiknya, Tan Siang Boe yang berada di Desa Welahan.

Sementara untuk bangunan kelentengnya sendiri, menurut Warsono baru dipugar secara total pada 1975. Sebab, pada saat sebelum itu, hanya berupa bangunan rumah biasa.

Selain dikenal sebagai kelenteng dewa obat, kelenteng tersebut juga memiliki kaitan sejarah dengan RA Kartini. Hal itu tertulis dalam surat-surat Kartini di buku “Door Duisternist tot licht”, yang menceritakan bahwa pada saat dia sakit dan tidak kunjung sembuh, dimintakan obat dari kelenteng tersebut.

Baca juga: Thio Haouw Liep, Penjaga Terakhir Wayang Potehi di Semarang

“Dulu cuma bangunan biasa, terus banyak orang yang datang minta obat, salah satunya juga Kartini, pada saat dia sakit. Makanya dikenal dengan kelenteng dewa obat,” imbuhnya.

Dengan beragam keistimewaan itu, tak heran jika kelenteng tersebut saat ini banyak dikunjungi wisatawan dari daerah Jepara, Kudus, Pati, dan Semarang untuk beribadah.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
137,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER