31 C
Kudus
Rabu, Juli 24, 2024

Faktor Biaya jadi Alasan Ratusan Pasangan di Kudus Pilih Nikah Langsung di KUA

BETANEWS.ID, KUDUS – Menikah tanpa menggelar resepsi pesta dan memilih langsung ijab-kabul di Kantor Urusan Agama (KUA) lagi banyak jadi pilihan masyarakat Indonesia, tak terkecuali di Kudus. Di tahun 2022 ada ratusan pasangan muda di Kudus yang memilih nikah langsung di Kudus.

Ada berbagai alasan pasangan calon pengantin memilih melaksanakan ritual sakral bersumpah sehidup semati dengan acara sederhana, dan dilaksanakan langsung di KUA. Salah satu faktornya adalah karena faktor ekonomi.

Baca juga: Jumlah Remaja yang Ajukan Dispensasi Nikah di Kudus Tinggi, Hingga Juni Ada 133 Orang

-Advertisement-

Penghulu pertama KUA Kecamatan Gebog, Kudus, Syarifuddin, mengatakan, menggelar pesta resepsi pernikahan memang membutuhkan dana yang tak sedikit. Oleh karenanya, akhir-akhir ini banyak pasangan muda yang memilih langsung menikah di KUA.

“Selain alasan ekonomi atau beban biaya nikah yang mahal, pasangan calon pengantin memilih langsung nikah di KUA karena alasan lokasi rumah mereka yang tak memungkinkan menggelar resepsi pernikahan,” ujar Syarifuddin.

Dia mengungkapkan, pada tahun 2023 ini, KUA Kecamatan Gebog ada 800 peristiwa pernikahan. Dari total tersebut, pasangan yang menikah langsung di KUA ada sekitar 20 persennya.

“Tahun lalu ada sekitar 200 pasangan yang melaksanakan pernikahan langsung ke KUA. Sementara di tahun 2023 di bulan Januari ada 44 peristiwa pernihakan dengan enam di antaranya melaksanakan pernikahan di KUA Kecamatan Gebog,” jelasnya.

Dia mengatakan, pernikahan langsung di KUA biayanya Rp 0 alias gratis. Menikah langsung di KUA juga difasilitasi dekorasi dan dokumentasi.

“Sementara nikah di luar kantor ada biayanya kurang lebih Rp 600 ribu. Tentunya biaya tersebut di luar pesta resepsi,” bebernya.

Baca juga: Maharku Craft, Solusi Mahar Pernikahan Keren yang Kualitasnya Bisa Diadu

Sementara untuk persyaratan nikah langsung di KUA, kata dia, sama dengan nikah pada umumnya. Yang terpenting ada data pada Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran, dan ijazah.

“Prosedur pendaftaran minimal 10 hari dari hari pelaksanaan menikah langsung di KUA. Jika kurang dari 10 hari harus ada dispensasi dari pihak kecamatan,” imbuhnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER