31 C
Kudus
Minggu, April 14, 2024

Enggan Desanya Disebut Miskin, Ganjar Ungkap Ada Kades yang Tak Mau Setor Data Kemiskinan

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan ada kepala desa yang enggan setorkan data kemiskinan karena tak mau desanya disebut miskin. Itu terungkap saat Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Kemiskinan Jawa Tengah, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (13/2/2023).

“Nah ini, mindset ya. Bilang nggak usah takut nggak apa-apa, demi rakyat ini, demi menolong rakyat, jadi jangan gengsi, jangan ada takut untuk kami bantu,” tegasnya.

Terkait hal ini, Ganjar kemudian meminta kepala daerah memaksimalkan peran camat sebagai supervisor ke desa-desa. Pada evaluasi pekan depan, dia berharap sudah mulai terlihat hasil intervensinya.

Baca juga: Ganjar Izinkan Kades Gunakan Bantuan Pemprov untuk Tangani Kemiskinan Ekstrem

“Minggu depan, harapan kami sudah kelihatan intervensinya. Tadi udah muncul ide idenya. Bagus, ‘Pak kami akan dorong CSR yang ada di Kabupaten kami’, ‘Pak kami akan gerakkan melalui Baznas’. Nah ini contoh kreatif yang sudah ada, bahkan ada kabupaten yang mengembangkan. Makanya, Minggu depan, kami lihat progresnya lagi. Tak tagih terus,” kata Ganjar.

Waktu sepekan untuk input data kemiskinan di daerahnya masing-masing ini penting, karena menurut Ganjar, sinkronisasi data ini akan digunakan untuk penanganan kemiskinan di Jawa Tengah agar bisa cepat dan tepat sasaran.

“Maka hari ini kami kejar, agar data mereka bisa masuk. Tadi ada yang menawar, saya minta waktu 2 minggu. Nggak! Saya hanya kasih satu minggu saja. Kalau nggak gitu, nanti nggak cepet,” tegasnya.

Baca juga: Ganjar Optimistis Bisa Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem di Jateng Pada 2024

Penanganan sektor dan sub sektor, kata Ganjar, harus segera dilakukan oleh kabupaten/kota. Misalnya penanganan pada faktor kemiskinan nonmakanan, contohnya jamban, listrik, rumah tak layak huni, hingga sekolah.

“Maka ini kita minta seluruh data yang ada di sana. Kedua, juga diinternalisasikan dengan stunting,” ujarnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER