31 C
Kudus
Selasa, Juni 25, 2024

Disdikpora Kudus Bantah Ada Pungli di Popda, tapi Panitia Penyelenggara Bilang Ada

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus membantah adanya pungutan liar (pungli) di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kudus. Bantahan ini disampaikan menanggapi adanya empat cabang olahraga (cabor) yang menarik iuran kepada peserta, yaitu di Bola Voli, Basket, Sepak Bola, dan Pencak Silat.

Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan Olahraga (PPOR) pada Disdikpora Kudus, Widhoro Heriyanto, mengatakan, pihaknya menegaskan tidak melakukan pungutan uang maupun kontribusi peserta dalam bentuk apapun.

“Terkait iuran Popda itu sama sekali tidak ada. Kami juga tidak ada instruksi dan penekanan adanya tarikan iuran per peserta,” katanya saat konferensi pers di aula Disdikpora Kudus, Selasa (21/2/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Atlet Harus Bayar Rp50 Ribu untuk Ikut Popda Kudus Cabor Pencak Silat, Ternyata Anggarannya Cuma Segini

“Dari awal kami tidak mengharuskan setiap peserta bayar keikutsertaannya. Bahkan di tiga rapat tidak ada satu pun pembahasan mengenai pungli,” tuturnya.

Namun faktanya, pungutan ini diakui oleh panitia penyelanggara cabor pencak silat, yaitu Wakil Ketua Harian Ikatan Pencak Silat Indonesia Kudus, Ahmad Fuad. Dia mengatakan, atlet yang mengikuti cabor pencak silat harus membayar uang pendaftaran sebesar Rp50 ribu. Mengingat, pihaknya hanya mendapat anggaran Rp6 juta saja dari Disdikpora Kudus.

“Kalau dana dari Disdikpora itu Rp6 juta. Tentu itu tidak bisa menghandle semuanya. Karena even ini membutuhkan Rp30 juta, makanya kita tarif setiap peserta yang ikut dalam ajang ini,” terangnya sat ditemui di Sport Centre Kudus, Senin (20/2/2023).

Hal sama juga diutarakan Ketua MGMP PJOK SMA, Sumitro. Ia membeberkan ada tiga cabor yang melakukan pungutan yaitu basket, bola voli, dan sepak bola. Hal tersebut dikarenakan jumlah peserta membeludak, sehingga membutuhkan biaya operasional tambahan.

Baca juga: Final Piala Dunia U-20 Akan Digelar di Stadion Manahan Solo, Ternyata Gibran yang Minta

“Tim basket putra SMA yang ikut ada 13 tim, sedangkan tim basket putri ada 8 tim. Lalu tim sepak bola SMA sebanyak 10 tim, voli putra sebanyak 20 tim, dan voli putri sebanyak 12 tim,” rincinya.

Besaran kontribusi iuran untuk cabang olahraga basket yakni Rp350 ribu per tim. Sedangkan untuk cabang olahraga voli dan sepak bola, ia tiodak menyebutkan besarannya.

“Tetapi iuran tersebut akan kami kembalikan hari ini. Kami akan bertemu dengan pihak-pihak cabang olahraga tersebut. Pada intinya kami kembalikan,” terangnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
140,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER