BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang atlet pencak silat putri mengalami cedera patah tulang tangan kiri ketika bertanding di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Kudus 2023. Atlet bernama Aira Sintya Cahaya (14) tersebut saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Mardirahayu dan butuh biaya.
Informasi yang dihimpun oleh Betanews.id, atlet yang biasa disapa Aira tersebut dirawat di RS Mardi Rahayu sejak 21 Februari. Hari ini, Sabtu (25/2/2023) sebenarnya sudah diperbolehkan pulang. Namun, karena biaya operasi dan perawatan sebesar Rp17,9 juta belum dibayar, dirinya belum diperbolehkan untuk pulang oleh pihak rumah sakit.
Baca juga: RS Mardi Rahayu Tak Menahan Atlet Silat, Janji Beri Kemudahan Administrasi dan Perbolehkan Pulang
Biaya ini tentunya sangat besar bagi keluarga Aira, kerena mereka merupakan keluarga kurang mampu. Cedera Aira tersebut juga tak bisa diback-up dengan BPJS Kesehatan, karena cederanya di sebuah event.
Saat ini, warga Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo itu tinggal bersama eyangnya, sementara Kedua orang tuanya berada di Kalimantan. Pelajar yang masih duduk di kelas IX tersebut ikut Popda pencak silat mewakili sekolahannya yakni Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nahdlatul Ulama (NU) Ihyaul Ulum Gondoharum.
Baca juga: Dapat Keringanan Biaya dari RS Mardi Rahayu, Pasien Pesilat Sudah Pulang Malam Ini
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Popda Kudus cabang pencak silat, Nur Hasyim, mengatakan, saat ini atlet yang cedera tersebut memang masih dirawat di RS Mardirahayu Kudus. Informasi yang diperoleh keadaannya sudah membaik.
“Kondisinya terus membaik. Semoga lekas sehat,” kata Hasyim ketika dihubungi melalui telepon, Sabtu (25/2/2023).
Editor: Ahmad Muhlisin
*RALAT
Judul dalam berita ini sudah diralat. Sebelumnya berjudul “Cerita Pilu Pesilat yang Patah Tulang di Popda Kudus, ‘Tersandera’ di RS Tak Bisa Bayar Biaya RS Rp17,9 Juta”. Informasi telah dilengkapi di berita lanjutan, dan link beritanya telah kami sisipkan di atas.

