31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

BPJS Kesehatan Tinjau Pelayanan RSUD Kudus dan RS Mardi Rahayu Pada Peserta JKN

BETANEWS.ID, KUDUS – BPJS Kesehatan Kudus melakukan kunjungan ke RSUD dr Loekmono Hadi dan RS Mardi Rahayu untuk memastikan pelayanan sesuai dengan prosedur. Layanan itu terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), mulai dari awal pendaftaran, poliklinik, farmasi, hingga layanan rawat inap.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus, Heni Riswanti, menjelaskan, peningkatan mutu layanan menjadi fokus dalam kunjungan yang jadi agenda rutin tersebut. Salah satunya memastikan peserta JKN dapat dilayani dengan baik tanpa adanya diskriminasi atau perbedaan layanan dengan pasien nonJKN.

“Kami mengapresiasi upaya segenap manajemen RSUD dr Loekmono Hadi dan RS Mardi Rahayu Kudus terkait peningkatan layanan yang diberikan kepada peserta JKN, terlebih dengan kondisi Kabupaten Kudus yang sudah Universal Health Coverage (UHC),” imbuh Heni melalui siaran tertulisnya kepada Betanews.id, Senin (27/2/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Pemkab Kudus Tanggung Iuran BPJS Kesehatan Penyandang Disabilitas

Peningkatan mutu layanan di Rumah Sakit juga dimplementasikan dengan sistem antrean online yang terkoneksi Aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, layanan itu akan sangat bermanfaat bagi peserta JKN karena dapat memantau waktu tunggu maupun waktu layanan.

“Untuk antrean pelayanan rawat jalan mulai dari pendaftaran sampai dengan farmasi diharapkan tidak melebihi standar waktu yang sudah ditetapkan. Sehingga, peserta tidak terlalu lama menunggu bahkan sampai terjadi penumpukan,” kata Heni.

Selain itu, untuk kemudahan peserta mendapatkan akses layanan kesehatan di faskes, peserta JKN yang aktif cukup dengan menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK)/KTP), dan tidak perlu melampirkan fotokopi kartu JKN/KTP/Kartu Keluarga (KK) dan berkas lainnya saat mengakses layanan.

Plt Direktur RSUD dr Loekmono Hadi, Mustiko Wibowo, menyampaikan dukungannya untuk terus meningkatkan mutu layanan kepada peserta JKN. Pihaknya berkomitmen secara kontinyu memastikan kemudahan akses layanan bagi peserta JKN.

“Waktu pelayanan kami usahakan agar tidak terlalu panjang. Ke depannya akan kami tambahkan tenaga dan kami buat sistem yang lebih efektif secara elektronik. Sehingga, begitu pasien selesai dari poli, resep sudah ada di farmasi dan pasien dapat dilayani dengan cepat. Bridging system juga sudah kami lakukan sehingga sistem kami telah terhubung dengan Faskes Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sampai RS, sehingga sudah tidak perlu membawa berkas-berkas lagi,” tegasnya.

Baca juga: Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Warga Kudus Capai Rp 35,1 M

Sementara Direktur RS Mardi Rahayu, Pujianto, mengatakan, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada Peserta JKN. Dirinya menyambut baik kunjungan BPJS Kesehatan tersebut, serta memanfaatkannya untuk berdiskusi dan berbagi pendapat mengenai upaya peningkatan kualitas pelayanan.

“Kami terus berupaya dan berkomitmen peningkatan sarana dan prasarana. Harapannya dengan komitmen yang kami berikan, seluruh peserta JKN tetap terlayani dengan baik sehingga peserta puas mengakses layanan di rumah sakit. Masukan dan hasil evaluasi kunjungan ini akan kami gunakan sebagai tolok ukur untuk meningkatkan sistem layanan yang ada, sehingga pelayanan kepada peserta JKN bisa berjalan semakin optimal,” jelas Pujianto.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER