BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka resmi membuka Solo Safari, Jumat (27/1/2022). Dalam pembukaan itu, pihaknya mengundang siswa Taman Kanak-kanak (TK) dari beberapa sekolah untuk jadi yang pertama menikmati berbagai wahana dan melihat berbagai satwa di sana.
Peresmian Solo Safari ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dengan disaksikan Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa, KGPAA Mangkunegara X, Ketua Yayasan Konservasi Margasatwa Indonesia (YKMI) Agus Santoso, Deputi Direktur Taman Safari Indonesia Hans Manansang, Forkopimda Solo, dan tamu undangan lainnya.

Untuk menikmati berbagai fasilitas Solo Safari, pengunjung hanya perlu membayar tiket mulai Rp30 ribu. Untuk jam buka, pada Senin-Jumat mulai pukul 8.30 sampai 16.30 WIB, dan untuk Sabtu-Minggu dan hari libur nasional buka dari pukul 08.00 sampai 16.30 WIB.
Baca juga: Potret Kesederhanaan Presiden Jokowi Saat Liburan Bersama Jan Ethes dan La Lembah di Solo Safari
Ketua YKMI Agus Santoso menerangkan, pada fase pertama ini terdapat 87 satwa yang sudah bisa disaksikan oleh pengunjung. Kemudian, pada fase kedua akan kembali ditambah dengan satwa yang lainnya.
“Spesiesnya ada 87 yang ditayangkan. Nanti kita tambah lagi di fase kedua masih ada Aviari rencananya dan masih banyak lagi,” kata Agus.
Baca juga: TSTJ Berubah jadi Solo Safari, Kini Ada Kafe yang Bisa Makan Sambil Lihat Singa
Pada fase pertama ini, pengunjung yang masuk masih dibatasi sekitar 2.000 orang per hari, sebab masih banyak infrastruktur yang belum sepenuhnya memadahi.
“2.000 pengunjung per hari itu kita batasi karena perkiraan seperti di taman Safari yang lain satu hari itu sekitar 4 ribuan, jadi karena ini viral pasti bisa akan mencapai segitu. Tapi kita ingin masyarakat juga sabar-sabar jangan terlalu berdesak-desakan karena infrastrukturnya,” jelas Agus.
Editor: Ahmad Muhlisin

