31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Serabi Eco, Teksturnya Lembut dan Perpaduan Rasa Manis dan Gurihnya Bikin Nagih

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi Jalan Pattimura, Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kudus terlihat lapak penjual serabi khas Solo yang dijajakan di sana. Lapak bernama Serabi Eco tersebut dijaga seorang wanita.

Menurut pemilik lapak yakni Muklis Winarno, saat ini usaha Serabi Eco miliknya sedang memperlihatkan perkembangan yang signifikan dengan pembeli tak hanya dari Kudus saja. Pembeli dari daerah lain seperti Demak dan Pati saat ini juga sudah pada tahu meski pemasarannya belum menggunakaan media sosial.

Lapak penjualan Serabi Eco. Foto: Erna Safitri.

Baca juga: Teksturnya Lembut dan Rasanya Gurih, Serabi Solo Aminah juga Banyak Varian Topingnya

-Advertisement-

“Saya juga heran, saat itu ada pembeli datang langsung ke rumah dan tak tanya ternyata orang Pati. Nah di situ saya langsung mikir, ternyata serabi yang saya buat ini mulai ada perkembangan walaupun saya belum memasarkan melalui media sosial. Bahkan daerah lain seperti Demak saat ini juga selalu berlangganan di sini,” beber Winarno kepada Betanews.id, Rabu (11/1/2023).

Ia menjelaskan, untuk usaha yang ia tekuni sejak 12 tahun yang lalu itu, awalanya memang mengandalkan penitipan ke warung-warung dan pesanan. Kemudian di tahun 2022 ia mulai dengan pasarkan di outlet untuk memperluas pasar dengan nama Serabi Eco yang sebelumnya belum ada namanya.

“Saat itu, respon masyarakat Kudus juga bagus sekali, sehingga pemasaran saat ini Alhamdulillah lancar dan semakin banyak peminatnya,” ucapnya.

Semua kalangan, kata Winarno, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa sangat menyukai makanan tersebut. Tak heran jika dalam penjualannya itu, setidaknya dalam sehari bisa menjual antara 300 sampai 400 biji serabi.

“Kalau di outlet, sehari menjual 200 biji, kemudian sisanya dari pesanan,” tutur warga Kelurahan Melati Kidul RT 5 RW 1, Kecamatan Kota, Kudus tersebut.

Baca juga: Serabi Kuah Baprol Kudus, Punya Aneka Pilihan Toping

Serabi yang ia jual tersebut ada dua varian rasa, antara rasa original dan rasa cokelat. Dari kedua varian tersebut, yang paling diminati adalah varian rasa cokelat. Sementara untuk harga yang ditawarkan berbeda, Rp 2 ribu untuk varian original, dan varian cokelat Rp 2,5 ribu.

“Untuk keunggulannya, segi rasa lebih lembut,manis, gurihnya terasa, dan awet hingga 15 jam,” imbuhnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER