31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Pakai Cara Promosi Ini, Widoyo Bisa Naikkan Penjualan Soto dari 25 Porsi Jadi Seratusan Porsi Sehari

BETANEWS.ID, JEPARA – Warung Soto Pak Wid depan Lapangan Bogoran, Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan, Jepara itu tampak ramai pembeli. Di dalam dan luar warung terlihat penuh akan pelanggan yang menikmati semangkuk soto ayam kampung.

Menurut pemilik warung, Widoyo, pemandangan warung yang ramai pelanggan itu sudah biasa terjadi saat pagi hari ataupun saat jam makan siang. Ramainya warung itu sudah terjadi sejak buka pada Juli 2022 lalu.

Soto Ayam Kampung di Warung Soto Pak Wid yang kaya rempah. Foto: Erna Safitri

Wid mengungkapkan, telah mengkonsep usaha kuliner tersebut sejak dua tahun sebelum membuka warung. Selama dua tahun itu, ia mempelajari resep dan bumbu dapur untuk soto buatanya, hingga akhirnya membuka warung.

-Advertisement-

Baca juga: Soto Ayam Kampung di Jepara Ini Bumbu Rempahnya Mantap Banget, Seporsi Rp10 Ribu Saja

“Alasannya karena hobi kuliner dan suka sekali dengan soto. Dan sepertinya usaha kuliner saya lihat sangat cerah. Jadi dua tahun itu saya konsep memang ingin punya warung soto, belajar bumbu dan lainnya sampai nemu resep pas baru buka,” ungkapnya, Senin (2/1/2022).

Bapak dua anak itu mengaku memanfaatkan laman Facebook untuk mempromosikan soto ayam kampung buatannya. Ia juga mengajak teman komunitasnya yakni sepeda tua untuk mampir di warungnya. Dengan cara itu, dari yang sehari hanya bisa jual 25 porsi kini meningkat pesat menjadi seratusan porsi sehari.

Meski baru berjalan setengah tahun, pelanggan setia soto ayam kampung buatan Wid ini tidak hanya dari Jepara, karena ada juga dari Kudus, Pati, hingga Demak. Soto ayam kampung ini dibanderol seharga Rp10 per porsi, dengan porsi besar dan kuahnya yang terkenal gurih, enak, dan segar.

Baca juga: Sempat Ingin Berhenti Jualan Karena Omzet Anjlok, Ini Cerita Huda Rintis Usaha Molen Unyil

“Dari awal memang optimis dan bermodalkan nekad. Apalagi dapat respon positif dari pelanggan, tempatnya di tepi jalan utama, strategis dekat dengan sekolah, instansi juga,” paparnya.

Dalam sehari, Wid bisa menghabiskan empat ekor ayam kampung. Ia bisa menjual hingga 100 sampai 150 porsi soto ayam setiap harinya. Kini sotonya juga telah banyak menerima pesanan untuk berbagai acara, seperti hajatan, nikahan, acara komunitas hingga instansi.

“Harapannya, pengennya lebih maju, seperti soto lainnya yang lebih melegenda, bisa diteruskan oleh anak dan cucu, serta bisa jadi usaha yang bisa menopang hari tua,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER