BETANEWS.ID, DEMAK – Rima Kumala Sari (45), pagi itu tampak sibuk mengikat tali kur menjadi sebuah tas. Saat itu, ia memang sedang sibuk menuntaskan target pesanan dari pelanggannya.
Di bagian lain, tampak di beranda rumah bertuliskan ‘Puri Craft’ ragam kerajinan seperti tas, konektor, masker, gantungan kunci, tali gorden, dan lain-lain tertata rapi. Selain itu, juga terdapat kerajinan eceng gondok, plastik, dan flanel.
Baca juga: Tetap Produktif di Usia Senja, Triana Buat Kerajinan Anting Hingga Tas Makrame yang Bentuknya Unik
Rima mengatakan, aktif membuat kerajianan tangan ketika dirinya terkena penyakit stroke. Waktu itu, ia iseng mengkreasikan flanel dan membuat clay sabun. Menurutnya, berkegiatan secara produktif bisa dijadikan terapi stroke.
“Saya fokus membuat kerajinan itu pas saya kena stroke. Karena gak bisa keluar-keluar, jadi saya mencari kesibukan, agar tetap produktif meskipun di rumah, ” katanya pada Betanews.id ditemui di rumahnya di Dukuh Kripik, Desa Tridonorejo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak
Semakin mahir membuat kerajinan, Rima tak puas dan makin giat berkreasi. Terkadang ia mengembangkan bakatnya itu dengan melihat YouTube dan membuat sesuatu yang sedang trend.
“Awalnya saya lihat makrame lewat sosial media, kok bagus, terus saya pingin nyoba buat. Saat itu awal pandemi, jadi saya menciptakan karya yang menyesuaikan pada saat itu. Lalu saya membuat strep masker, ” terangnya.
Semenjak itu, Rima dapat menjual berbagai kerajinan makrame yang ia jual mulai harga Rp 8-50 ribu. Tidak hanya itu, pelanggannya bahkan dari Semarang, Jakarta, Sumatera dan Kalimantan.
Baca juga: Makrame dan Rajutan di Orikado Handmade Ini Bikin Rumah Terlihat Makin Cantik
“Pas event biasanya saya kewalahan, itu bisa sampai ratusan step masker dan kotak tisu. Selain itu, ketika mendekati momen Hari Raya Idul Fitri juga ramai yang pesan, ” jelasnya.
Rima yang pintar berkreasi tidak hanya dinikmati sendiri, ia terkadang juga mengisi beberapa pelatihan dari dinas, UMKM, dan pemberdayaan perempuan.
“Barangkali bisa jadi lahan keuntungan, atau pas lagi banyak orderan nanti bisa membantu saya, ” pungkasnya.
Editor: Kholistiono

