BETANEWS.ID, KUDUS – Jika berkunjung ke Kabupaten Kudus, kuliner yang satu ini tentunya tidak asing lagi bagi para wisatawan, yaitu Garang Asem.
Sesuai namanya, makanan ini memiliki rasa pedas dan asam. Rasa pedas dihasilkan dari cabai, sedangkan rasa asam biasanya didapatkan dari belimbing wuluh.
Selain itu, Garang Asem memiliki rasa gurih karena dimasak menggunakan santan. Garang Asem dimasak dengan cara dibungkus dengan daun pisang lalu dikukus.

Salah satu yang sering menjadi jujugan para wisatawan ketika mampir di Kudus yakni di Garang Asem Podo Roso Jalan Patimura, Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Sang pemilik warung yaitu Sholikah (42) menyebut, sering mendapatkan pelanggan dari luar negeri yang penasaran dengan Garang Asem buatannya.
“Pelanggan kebanyakan dari wilayah sini, ada yang dari Semarang, Yogyakarta, Jakarta, yang paling jauh itu pernah ada turis Belanda kalau pas dia di Kudus minta Garang Asem di sini, ” katanya, Jumat (13/1/2023).
Tidak hanya itu, Presiden Megawati Soekarnoputri juga pernah meminta secara khusus dibuatkan Garang Asem Podo Roso. Saat itu, kuliner khas Kudus ini dijadikan jamuan tamu kenegaraan.
Menurut Sholikah yang membuat Garang Asem Podo Roso banyak dimininati banyak orang, karena perpaduan bumbu rahasia keluarganya yang dijaga sejak 2006. Ketika pelanggan mencoba, akan merasakan rasa lezat dan segar karena pedasnya cabai dan irisan tomat hijau.
“Komentar pelanggan kenbayakan bilang enak, yang pernah beli ke sini pasti balik lagi. Rasanya seger dan pedas, ” terangnya.
Harga Garang Asem Podo Roso ini pun cukup relatif. Pembeli hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 30 ribu, atau jika ingin memakanya dengan nasi dapat menambah biaya Rp 4 ribu per porsinya.
“Selain Garang Asem juga menyediakan menu, ayam goreng, bebek goreng, entok goreng, sayur bening, dan lele,” sebutnya.
Baca juga: Sop Balungan Cipto Roso, Kuliner Khas Kota Wali yang Jadi Langganan Ganjar
Saking ramainya dalam sehari, Sholikah dapat menghabiskan puluhan hingga ratusan porsi garang asem. Apalagi saat momen liburan, ia bisa memasak sekitar 20 ayam kampung sekaligus.
“Habisnya tidak pasti ya, kalau hari biasa ini 40-50 porsi, sedangkan pas ramai seperti hari libur bisa sampai 100 porsi,” jelasnya.
Pembeli yang ingin menikmati Garang Asem Podo Roso dapat datang ke tempat lokasi secara langsung, atau memesannya secara online dengan menghubungi nomor WhatsApp 081225568305.
Editor: Kholistiono

