BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pembeli tampak menikmati makanan di sejumlah meja yang disediakan Kedaimu. Warung yang berada di Jalan Ganesha 1, Kelurahan Purwosari, Kecamatan/Kabupaten Kudus atau sebelah Kampus UMKU itu memang jadi primadona baru warga yang kangen dengan makanan ndeso.
Di sana, mereka dilayani oleh beberapa karyawan yang tampak hilir mudik menanyakan pesanan atau mengantarkan hidangan di beberapa meja yang tersedia. Di antara hiruk pikuk warung itu, terdapat seorang wanita berbaju putih yang juga terlihat sibuk memastikan pelayanan dijalankan sebaik mungkin. Dia adalah Ika Risti (36), owner Kedaimu.

Di sela-sela aktivitasnya itu, Ika bersedia berbagi informasi tentang usahanya yang buka 9 Januari 2023 tersebut. Ia menuturkan, warung tersebut menyediakan makanan tradisional atau khas pedesaan yang jarang ditemui di rumah makan lainnya. Hal itu bertujuan untuk menarik minat pembeli dengan menu yang berbeda, bahkan pembeli bisa memilih menu sendiri sesuai keinginannya.
Baca juga: Nggak Main-Main, Mie Ayam Blangkon di Jepara Ini Bumbunya Pakai 21 Macam Rempah
“Karena menu tradisional ini masih banyak peminatnya, namun jarang yang menjual. Maka dari itu Kedaimu ini menyediakan banyak makanan pedesaan yang bisa diambil sendiri oleh pembeli atau prasmanan. Tak hanya itu, setiap harinya menu selalu ganti agar pembeli juga tidak bosan,” beber Ika saat ditemui, Rabu (25/1/2023).
Menu pedesaan yang dikatakan Ika antara lain, soto, swike, aneka penyetan, gulai daun singkong, sambel ontong, sambel tempe, oseng gotro, botok pindang tahu, tongkol kemangi, sop desa, dan gimbal udang.
“Kalau untuk harga pembeli bisa menyesuaikan kantong masing-masing, karena sangat beragam. Tentunya sangat terjangkau, yakni mulai Rp10 ribu saja. Saat ini yang paling diminati itu oseng gotro dan swike,” kata warga Desa Singocandi RT 4 RW 3, Kecamatan/Kabupaten Kudus itu.
Baca juga: Menyantap Asem-Asem Tulang Iga Super Empuk di Warung Cerita Rasa yang Bikin Auto Balik Lagi
“Alhamdulillah respon sangat bagus saat awal buka. Hingga sampai saat ini pembeli juga banyak yang senang, karena kami tak hanya melayani menu makanan saja tapi juga coffee shop,” terangnya.
Saat ini, lanjutnya, warung buka mulai pukul 7.00 WIB hingga 16.00 WIB. Rencananya, kedai tersebut akan buka lebih lama atau tutup sampai malam sekitar pukul 21.00 WIB dengan menu tambahan penyet.
Editor: Ahmad Muhlisin

