BETANEWS.ID, KUDUS – Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Mawar Hartopo menjenguk para pengungsi yang masih bertahan di Posko Pengungsian Jati Wetan dan Gulang, Senin (2/1/2022). Rasa simpati disampaikan Mawar kepada para pengungsi, yang tidak sedikit di antaranya adalah anak-anak dan lansia.
Mawar tampak bercengkrama dengan anak-anak dan balita. Untuk menghibur mereka, dirinya juga membagikan makanan tambahan berupa susu dan roti. Dirinya juga memohon ketabahan para korban banjir agar sabar dalam menghadapi cobaan ini.
“Sabar ya, semua ini cobaan. Saya pastikan semua yang ada di sini terpenuhi kebutuhan sehari-harinya. Ada dapur umum yang siap sedia,” ujarnya kepada salah satu pengungsi.
Baca juga: Banjir di Tanjungkarang Akibatkan Lalu Lintas di Jalan Kudus- Purwodadi Macet Hingga 1,5 Kilometer
Dirinya juga berpesan agar para pengungsi dapat selalu menjaga kesehatan diri. Apabila merasa kurang sehat, ia meminta untuk tidak ragu berkonsultasi ke tenaga kesehatan yang bertugas di lokasi pengungsian.
“Hari kedua pasca hujan lebat, di sini alhamdulillah sehat semua yang ada di sini, ada bayi dan balita. Sudah terkondisikan oleh tim di sini, luar biasa sehat selalu,” katanya.
Selanjutnya, Mawar turut mendoakan semoga air banjir segera surut dan para pengungsi bisa kembali ke rumah masing-masing. Meski demikian, ia meminta masyarakat supaya tetap waspada selama musim hujan ini.
“Harapannya semoga cepat surut sehingga mereka bisa kembali ke rumah masing-masing, tapi harus selalu waspada dan menjaga kesehatan itu penting,” pesannya.
Salahsatu pengungsi, Waginah (70) mengaku sudah dua hari terpaksa mengungsi akibat rumahnya di tergenang air setinggi lutut orang dewasa. Ia beserta anak dan cucunya mengungsi di Posko Pengungsian Desa Gulang bersama 107 pengungsi lainnya. Selama di pengungsian, kebutuhan makan telah disediakan oleh dapur umum.
“Dua hari di sini alhamdulillah sehat, kalau makan sarapan dikasih dari sini ada dapurnya. Inginnya ya air (banjir) berkurang, bisa pulang ke rumah,” katanya.
Editor: Ahmad Muhlisin

