Aula DPRD Kudus Dijadikan Tempat Pengungsian Korban Banjir, Makannya Disajikan Secara Prasmanan

BETANEWS.ID, KUDUS – Akibat intensitas hujan yang tinggi, empat Kecamatan di Kabupaten Kudus dilanda banjir. Antara lain, Kecamatan Undaan, Jati, Kaliwungu dan Mejobo.

Dalam menanggapi kebencanaan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus turut membantu penanganan banjir, yakni dengan membuat posko peduli bencana banjir. Terlihat lebih dari 100 pengungsi menempati Aula Gedung DPRD Kudus.

Tampak ada yang berbeda posko banjir di Gedung DPRD Kudus ini dengan lokasi pengungsian tempat lain. Sebab, di Gedung DPRD Kudus ini, makanan disajikan secara prasmanan. Pengungsi di sini bisa ambil nasi dan lauk sendiri sepuasnya. Hal itu tentu berbeda dengan pengungsian tempat lain di Kudus, yang biasanya makannya berupa nasi bungkus.

-Advertisement-
Beberapa warga Karangrowo mengungsi ke Aula DPRD Kudus karena pemukiman mereka kebanjiran. Foto: Ist.

Baca juga: Ratusan Rumah di Jati Wetan Terendam Banjir, Surutnya Bisa Berbulan-Bulan

Ketua Pelaksana Posko Peduli Bencana Banjir DPRD Kudus Rochim Sutopo mengatakan, makan bagi para pengungsi memang disajikan secara prasmanan.

“Makan untuk pengungsi di Aula Gedung DPRD Kudus disajikan secara prasmanan. Pengungsi bebas ambil makan tanpa dibatasi waktu atau jam,” ujar Rochim Sutopo saat dihubungi melalui WhatsApp Senin (2/1/2023).

Pria yang juga Ketua Komisi C DPRD Kudus tersebut menuturkan, posko tersebut dibuat sejak Minggu (1/1/2023) yang bertempat di Aula DPRD Kudus. Tujuannya untuk membantu korban terdampak bencana banjir.

“Kami sebagai wakil rakyat memang merasa masih perlu membantu untuk pengungsian. Meskipun, di masing-masing kecamatan tersebut sudah membuat posko sendiri dan dipantau oleh BPBD,” bebernya.

Adapun jumlah pengungsi yang tercatat di Aula DPRD Kudus, per Senin (2/1/2022) sore ada sebanyak 120 jiwa, dengan enam di antaranya adalah bayi. Mereka merupakan warga Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, yang terdampak adanya bencana banjir.

Baca juga: Terendam Banjir Hampir Satu Meter, Terminal Jati Kudus Ditutup Sementara

“Posko ini akan berlangsung sampai kondisi cuaca di Kudus dirasa sudah membaik, sehingga masyarakat nanti bisa kami kembalikan. Selain itu, kami juga menyediakan posko kesehatan yang bekerja sama dengan DKK Kudus,” tuturnya.

Dengan adanya posko tersebut, pihaknya berharap kepada semua lini untuk peduli kepada masyarakat yang terdampak. “Kami sebagai wakil rakyat, memang harus peduli kepada masyarakat, apalagi ketika terdampak seperti ini,” pungkasnya

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER