BETANEWS.ID, KUDUS – tiga orang wanita terlihat sedang memisahkan dun kelor dengan tangkainya di depan sebuah rumah, Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Daun yang sudah terpisah itu lalu dikumpulkan dalam wadah dan kemudian dibawa oleh seorang pria untuk dicuci dan dikeringkan.
Itu merupakan beberapa proses pembuatan teh daun kelor yang diproduksi oleh Yohanes Rudianto (24) atau akrab disapa Rudi. Minuman berbahan daun kelor itu memang jadi primadona baru berbagai kalangan masyarakat setelah tahu khasiatnya yang begitu banyak untuk tubuh.

Rudi menjelaskan, daun kelor memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh, seperti menambah imun, kaya akan asam amino, gizi yang baik, dan vitamin yang lengkap, sehingga sangat cocok apabila dikonsumsi secara rutin.
Baca juga: Rutin Kirim ke Taiwan dan Hong Kong, Teh Daun Kelor Mahakarya Mulya Jadi Bisnis Sampingan TKW
“Nah di sini saya ingin mencoba mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa kelor memiliki manfaat yang luar biasa,” katanya pada betanews.id, Kamis (15/12/2022).
Teh celup daun kelor Yoru, lanjut Rudi, diambil dari bahan 100 persen daun kelor. Minuman sehat ini, bahkan tidak terasa pahit, melainkan ringan, nyaman, dan tidak berbau menyengat saat dikonsumsi.
“Rasanya khas daun kelor, akan tetapi tidak pahit. Selain itu, di lidah juga nyaman, ringan, dan bau yang tidak menyengat. Apalagi disajikan dengan melon dan madu, teh rasanya makin nikmat,” imbuhnya.
Baca juga: Keopi Tjang, Kedai Tisane Satu-satunya di Jateng yang Punya 82 Varian Teh
Rudi menerangkan, untuk membuat teh celup mula-mula ia mengambil daun kelor di pekarangan sawah dan rumah-rumah warga. Setelah itu, ia pisahkan daun dengan tangkai, lalu dicuci, dikeringkan, dan dihaluskan menjadi serbuk teh yang dikemas dalam pouch.
“Untuk per bungkusnya, teh celup daun kelor Yoru ini dijual dengan harga Rp20 ribu. Pembeli dapat memesannya lewat Shopee, reseller, dan beberapa apotek di Kudus, atau melalui nomor WhatsApp 0857 6757 6725,” rincinya.
Editor: Ahmad Muhlisin

