BETANEWS.ID, KUDUS – Ahmad Ali sya’roni Roni (21) terlihat sibuk menyiapkan pesanan pelanggan di Outlet Gorenganews, depan IAIN Kudus. Ia memasukkan satu per satu tahu bakso yang telah dibalut tepung ke dalam minyak panas.
Sembari menunggu masak, ia lantas menghadapkan badan ke sisi stan lain untuk mengemas tahu bakso crispy yang sudah jadi. Tahu yang telah dikocok dengan bumbu rasa itu, dimasukkan pada kemasan kertas berdesain unik seperti koran.
Usia melayani pembeli, Roni bersedia menjelaskan usaha tahu bakso yang berjalan sejak September 2022 itu. Bisnis tersebut merupakan waralaba dari brand Gorenganews. Ia tertarik bermitra setelah setelah menonton for your page (FYP) di TikTok dan butuh waktu dua pekan untuk mewujudkan keinginannya memiliki usaha tersebut.
Baca juga: Tahu Bakso Crispy di Outlet Gorenganews Depan IAIN Kudus yang Selalu Ramai
“Modalnya dulu saya Rp3 juta, sebelumnya mikir dulu dengan banyak pertimbangan apalagi saya kuliah dan istri saya juga kuliah. Dan akhirnya yakin buka ini di semester lima ini,” katanya, Selasa (13/12/2022).
Bagi Roni, usaha ini juga sekaligus caranya mengaplikasikan ilmu bisnis yang didapatnya di bangku kuliah. Sementara modal yang ia gunakan berasal dari uang tabungannya bekerja setiap liburan kuliah.
Pemuda yang masih tercatat sebagai mahasiswa semester 5 prodi Management Bisnis Syariah IAIN Kudus itu, membagi waktu dengan sang istri untuk menjaga stan. Diakuinya, ia dan istri cukup beruntung karena jadwal perkuliahan mereka berbeda sehingga bisa bergantian.
“Kalau waktu mengenalkan ini tidak terlalu sulit, apalagi dari pihak Gorenganews juga mempromosikan kalau ada buka cabang di sini. Sehingga pas buka antusiasnya bagus,” bebernya.
Baca juga: Pernah Rugi Rp20 Juta Tak Bikin Misbach Putus Asa, Kini Usaha Ayam Krispinya Makin Laris
Stan Gorenganews milik Roni itu berada di tepi Jalan Conge Ngembalrejo, Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus atau tepat di depan Kampus IAIN Kudus. Lokasi tersebut dipilih karena startegis dan dekat dengan kos Roni dan istri.
Di sana, Roni menjajakan dua menu yaitu tahu bakso crispy dan tahu bakso bakar. Tahu bakso crispy mempunyai beberapa pilihan rasa, mulai dari original, balado, x-tra-hot, jagung bakar, BBQ dan keju. Sedangkan tahu bakso bakar dengan varian original dan pedas leves 1 hingga level 3.
“Harganya mulai dari Rp5 ribu untuk original. Rata-rata sehari bisa terjual 30-40 porsi, paling kenceng 50 porsi. Pelanggannya kebanyakan mahasiswa IAIN Kudus sendiri, tapi ada juga yang dari luar,” tandas Pemuda asal Rembang itu.
Editor: Ahmad Muhlisin

