Pembangunan Jembatan Apung Setrokalangan Diklaim Telan Dana Hingga Rp 500 Juta

BETANEWS.ID, KUDUS – Jembatan apung di Sungai Wulan yang menghubungkan antara Desa Setrokalangan, Kudus dan Desa Kedungwaru Lor, Demak sudah resmi dibuka dan beroperasi. Pembangunan jembatan apung sepanjang 80 meter itu disebut mengahabiskan dana hingga ratusan juta.

Perwakilan dari investor yakni Yahya Maulana mengatakan, pembangunan jembatan apung penghubung Kabupaten Kudus dan Kabupaten Demak tersebut melibatkan beberapa pihak. Yakni Desa Setrokalangan, Desa Kedungwaru Lor, dan pihaknya selaku investor yang berasal dari Bumiayu, Jawa Barat.

Peresmian jembatan apung Setrokalangan. Foto:Rabu Sipan.

Baca juga: Jembatan Apung Setrokalangan Resmi Beroperasi, Tarifnya Rp 2 Ribu Sekali Lewat

-Advertisement-

“Untuk pembangunan jembatan apung ini, investor menggelontorkan dana kurang lebih Rp 500 juta. Dana tersebut, selain digunakan untuk pembangunan jembatan apung juga digunakan untuk pembangunan jalan penunjang,” ujar Yahya kepada awak media, usai pembukaan jembatan.

Menurutnya, kontrak kerja sama pembangunan dan pengelolaan jembatan apung antara investor dan dua desa terkait selama 15 tahun. Ia pun mengaku, sudah menghitung secara cermat sebelum melakukan investasi pembangunan jembatan apung di Sungai Wulan tersebut.

“Saya perkirakan jembatan apung ini akan dilewati 700 sampai 800 motor, per hari. Sementara untuk ongkosnya ditarif Rp 2 ribu per lewat,” bebernya.

Dia menuturkan, jembatan apung akan beroperasi selama 24 jam penuh. Sedangkan hasil dari tarif lewat itu akan dibagi antara investor dan dua desa terkait.

“Hasilnya nanti kita bagi rata. 50 persen untuk investor dan sisanya lagi untuk pihak dua desa,” ungkapnya.

Baca juga: Jembatan Apung Dibangun di Sungai Lusi, Jadi Jalan Pintas Warga Demak dan Kudus

Dia berharap, dengan adanya jembatan apung ini bisa membantu kegiatan masyarakat. Sebab dengan adanya jembatan ini warga Demak yang terutama buruh rokok bisa memangkas jarak dan lebih efisien waktu.

“Begitu juga sebaliknya, warga Kudus yang ingin ke Demak juga bisa lebih cepat. Semoga saja jembatan apung ini dilintasi banyak orang, sehingga ke depan bisa mengangkat perekonomian warga sekitar,” harapnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER