BETANEWS.ID KUDUS – Ali Imron (36) tampak sibuk membuat standing foto dari kayu di galerinya yang berada di Desa Garung Kidul RT 10 RW 1, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Sesekali, ia tampak membubuhkan lem ataupun melubangi kayu dengan mesin bor.
Sehari-hari, Ali memang lebih banyak menghabiskan waktu di tempat usaha yang dirintis sejak 2019 itu. Di sana, ia membuat aneka kerajinan seperti kaligrafi, sketsa wajah, ukir, dan ukir nama. Waktu itu, ia berpikir mendidirkan usaha untuk menyalurkan keahlian di bidang kaligrafi dan gambar.
“Kalau modalnya itu cuma Rp1 juta untuk beli alat dan bahan kayu saja,” ungkapnya saat ditemui di galerinya, Rabu (30/11/2022).
Baca juga: Kisah Anik Rintis Usaha Kue, Awalnya Coba-Coba Kini Jadi Bisnis Menjanjikan
Sebelum merintis usaha, sejak lulus SMP pada 2010, Ali memutuskan ikut saudara bekerja di Jakarta sebagai kru film. Selama tiga tahun ia memegang bagian artistik untuk pembuatan film di salah satu stasiun televisi.
Dari pekerjaan tersebut, ia menemukan teman yang sama-sama menyukai seni. Dengan temannya ia bekerja membuat banyak kerajinan seni berbahan dasar kayu, seperti kaligrafi, sketsa wajah, ukir, dan ukir nama.
Setelah tujuh tahun menggeluti pekerjaan tersebut, pada 2019 Ali memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Kudus. Dengan bekal dan ilmu yang ia dapat, Ali memutuskan merintis usaha serupa.
“Tujuh tahun belajar sambil bekerja, saya kembali lagi ke Kudus. Bikin usaha seperti itu sendiri tapi masih dikerjakan di rumah, dan dijual hanya lewat Facebook,” tuturnya.
Dari postingan media sosial itu, Ali mendapat banyak pesanan baik sketsa wajah, plakat ataupun mahar pernikahan. Kerajinan buatannya itu juga kerap mendapat pesanan dari Semarang hingga Tuban.
Baca juga: Sketsa Wajah Kayu di Allyn Gallery Bisa Jadi Kado Unik tapi Romantis untuk Pasangan
“Pekerjaan ini membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan detail yang rumit. Jadi belum banyak pula di Kudus. Pesanan masih dari sekitar Kudus, Semarang dan Tuban,” bebernya.
Kini, Allyn Gallery milik Ali tidak lagi diproduksi di rumahnya, ia telah memindahkan galerinya tiga bulan terakhir dengan tempat yang nyaman dan mudah dijangkau. Di tempat tersebut, Ali setiap hari menyelesaikan beragam pesanan.
Menurut Ali, untuk harga bervariasi tergantung ukuran, tingkat kesulitan, dan desain yang dipilih. Harga untuk sketsa wajah ukuran A3 Rp250 ribu, ukuran A4 Rp150 ribu, kemudian mahar pernikahan mulia dari Rp500 ribu, dan plakat Rp40 ribu.
Jika tertarik ingin memesan, Allyn Gallery buka mulai hari Sabtu-Kamis pukul 08.00 hingga 21.00 WIB. Selain itu bisa memesan melalui Facebook @Ally Assyifa atau WhatsApp di 081-515-285-847.
“Alhamdulillah, selalu ada pesanan, kalau sepi saya biasa kerjasama dengan teman menggarap punya dia. Kalau tidak bikin sampel. Bisanya satu bulan minimal 5-6 sketsa wajah, kalau musim nikah dan wisuda biasanya meningkat hingga ratusan,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

