Jadwal Layanan Samsat di Seluruh Jateng saat Libur Natal, Minggu Tetap Buka

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah akan tetap membuka layanan di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di 35 kabupaten/kota saat Natal dan tahun Baru.

Jam pelayanan itu dibuka setiap Senin-Kamis, pukul 8.00 WIB hingga 15.00 WIB. Lalu Jumat-Minggu pukul 8.00 WIB s.d 14.00 WIB. Serta khusus pada 25 Desember 2022 Libur pelayanan karena bertepatan dengan Natal.

Kepala UPPD dan Samsat Semarang II Ollix Hendrajanto mengatakan, pihaknya sudah siap untuk melaksanan ekstra pelayanan tambahan dengan menyiapkan personel, sarana dan prasananya untuk kenyamanan masyarakat.

-Advertisement-

Baca juga: Jelang Natal, Ganjar Ajak Warga Jateng Saling Menghormati Agama Apa Pun

“Pesiapan dari samsat kita sudah siap begitu mendapatkan intruksi dari Dirlantas Polda Jateng, karena kegiatannya sendiri juga sesuai dengan di kantor seperti biasa cuma hari Minggu buka,” katanya saat dihubungi melalui telfon, Sabtu (17/12/2022).

Kegiatan ini adalah kebijakan dari pusat khusus akhir tahun. Tujuannya pun untuk mengingatkan masyarakat wajib pajak, sehingga dari pihak dinas terkait memberi fasilitas pelayanan akhir pekan ini.

“Mudah-mudahan masyarakat tahu informasi kalau hari Minggu buka, jadi mereka berbondong-bondong datang ke Samsat induk untuk membayar pajak. Karena kita sendiri juga telah menyebarkan lewat sosial media baik milik pribadi maupun milik samsat,” imbuh Ollyx.

Lebih lanjut Ollyx menyampaikan, selain memberikan fasilitas berupa pelayanan tambahan khusus akhir tahun. Pemprov Jateng turut memberikan kemudahan bagi masyarakat yang hendak melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) yakni melalui Aplikasi New Sakpole.

Baca juga: Tol Semarang-Demak Kembali Dibuka 22 Desember, Tarifnya Gratis Sampai 3 Januari

“Aplikasi New Sakpole itu membantu pembayaran, agar masyarakat tidak perlu antre. Jadi mereka bisa melihat dan membayar ke aplikasi itu agar tidak terlambat membayar pajak dan terkena denda. Nanti datang ke Samsat untuk mengambil bukti pembayaran,” paparnya.

Saat ditanya mengenai data pembayaran pajak, pihaknya mengaku ada peningkatan meski belum maksimal. Ia pun berharap masyarakat sadar akan wajib bayar pajak, sebab pajak sendiri juga untuk pembangunan daeah.

“Di Jawa Tengah masih kurang, masih sekitar 93 persen, mudah-mudah sisa hari di akhir tahun ini bisa mencapai target,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER