31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaPENDIDIKANSiswa SMAN 15...

Siswa SMAN 15 Dilatih untuk Menghargai Makanan

BETANEWS.ID, KOTA SEMARANG – SMAN 15 Kota Semarang mengadakan Gelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di halaman sekolah, Kamis (18/11/2022). Dalam kegiatan tersebut, siswa kelas X membuka stan produk makanan hasil karya mereka.

Plt Kepala SMA N 15 Rusmiyanto menjelaskan, kegiatan tersebut mengajarkan peserta didiknya agar bisa praktik secara langsung untuk berwirausaha. Dalam kurikulum P5 tersebut, siswa kelas X menampilkan makanan khas Semarangan, antara lain pisang plenet, mi kopyok, tahu bakeo, lumpia, wingko babat, dan masih banyak lagi.

Rusmiyanto megatakan, kurikulum P5 ini mempunyai tujuan tidak hanya berwirausaha, kegiatan ini juga menjadi salah satu cara untuk mengangkat ketahanan pangan lokal. Sehingga diharapkan siswa dapat mengetahui dan melestarikan makanan khas Kota Semarang.

- Ads Banner -

Baca juga: Alumni Madrasah NU TBS Ini Berhasil Ikuti Program Menyapa Dunia di Malaysia dan Thailand

Dalam kegiatan ini yang menjadi pelaku wirausaha adalah kelas X. Sementara untuk kelas XI dan XII mengapresiasinya dengan kegiatan pentas seni.

“Dalam proyek ini yang terpenting adalah internalisasi karakter, seperti yang diusung di kurikulum yaitu karakter profil pancasila. Contohnya tentang gotong royong, kolaboratif, kemandirian, dan lain-lain,” ujarnya.

Pihaknya menambahkan adanya internalisasi siswa bisa memacu peserta didik untuk berfikir kritis, serta melatih kerjasama dan kekompakan untuk mengembangkan kewirausahaan pangan lokal.

Ia pun mengatakan, peserta didik harus diajarkan kesadaran tentang penyelamatan ketahanan pangan sejak dini.

“Bukan hanya stan-stan jualan makanan tapi kami membangun sifat-sifat yang berpikir kritis tadi untuk menghargai pangan. Untuk mengapresiasi apa yang sudah tersaji tapi dibalik itu ada kerja keras tentang kejujuran, keringat, kerja keras, penyelamatan pangan, ekonomi, dan sebagainya,” katnya.

Baca juga: Pelajar MA Salafiyah Kajen Pati Kembali Ukir Prestasi Tingkat Nasional

Selain berwirausaha, peserta didik juga diberikan edukasi tentang bahan-bahan yang digunakan untuk membuat makanan, misalnya gandum prosesnya dari tabur benih, menyemai, panen, hingga menjadi gandum untuk bisa diolah.

Sementara itu, siswa SMAN 15 Semarang, Chelsea Andro Wenda mengaku senang dengan adanya kegiatan seperti ini. Sebab selain bisa berlatih wirausaha, dengan P5 ini bisa melatih kekompakan.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini tentunya senang, saya dan teman-teman busa tahu apa saja macam-macam makanan khas Semarang. Lewat kegiatan ini juga kita jadi tau bahan untuk buat makanan itu apa saja, jadi secara tidak langsung kita dapat ilmu pengetahuan makanan khas, cara milih baham, dan cara memasak,” akunya.

Editor: Suwoko

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler