31 C
Kudus
Selasa, Juni 25, 2024

Sering Bertemu Politisi, Gibran Tak Takut Dianggap Pansos

BETANEWS.ID, SOLO – Gelombang dukungan kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka untuk maju dalam Pemeilihan Gubernur baik di DKI Jakarta maupun Jawa Tengah terus mengalir dari berbagai tokoh politik. Dorongan itu disuarakan saat bertemu langsung dengan putra Presiden Joko Widodo itu atau melalui media sosial.

Saat ditanya terkait seringnya bertemu dengan tokoh politik tanah air, Gibran menaknainya sebagai sesuatu yang tidak kaku, luwes, dan dinamis. Ia mengaku tidak ada makna tertentu ketika bertemu dengan tokoh-tokoh politik.

“Ya intinya saya ketemu orang kan pasti ketemu yang lebih senior dengan pengalaman lebih segudang. Untuk nego-nego, saya nggak ada nego-nego,” kata Gibran ditemui di Balai Kota Solo, Kamis (17/11/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Bambang Soesatyo Dukung Gibran Maju Pilgub DKI Jakarta 2024

Menitut Gibran, ia bukanlah petinggi partai, melainkan hanya kader biasa. Ia menampik jika ada pembicaraan politik ketika bertemu politisi, melainkan ia hanya berguru. Ia juga tidak takut jika hanya dianggap panjat sosial (pansos).

Nggak, nggak takut dianggap pansos. Lha delok wae (dilihat saja) elektabilitas saya sejauh apa, popularitas saya sejauh apa. Ini nggak ada yang pansos. Pertemuan itu dua-duanya diuntungkan. Silaturahmi kan penting,” ujarnya.

Gibran mengatakan, pertemuannya dengan beberapa politisi salah satunya ingin berguru dengan tokoh yang lebih senior di panggung politik.

“Dengan sowan ke tokoh-tokoh, menyerap ilmu ke semuanya. Semua orang,” jelasnya.

Beberapa hari lalu usai melakukan pertemuan dengan Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, nama Gibran sempat menjadi trending di twitter. Menanggapi hal tersebut, Gibran mengaku heran dengan hal tersebut.

Baca juga: Gibran Dapat Dukungan dari DPD Golkar Solo untuk Maju Pada Pilgub Jateng 2024

Kok isoh (bisa) ya. Aku yo bingung kok isoh, aku yo ra nduwe tim apa piye (saya juga nggak punya tim atau apapun). Ini generik. Aku yo rangerti carane piye (saya juga tidak tahu caranya bagaimana),” ujarnya.

Jika pertemuannya dengan Anies tersebut mendapatkan teguran dari petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Gibran mengaku siap mendapatkan sanksi.

“Pokoknya kalau ada yang salah dari saya, saya siap ditegur.  Itu hal biasa. Siap disanksi, siap diberi hukuman,” tandas Gibran.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
140,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER