BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengikuti Jati Expo 2022 di Gedung Graha Mustika, Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Acara yang digelar selama tiga hari pada 8-10 November itu menyediakan 53 stand dari 14 desa di Kecamatan Jati.
Camat Jati Fiza Akbar mengatakan, berbagai produk yang dipamerkan meliputi minuman dari daun kelor, sirop, bandeng presto, lentog, bordir, dan lain-lain.

“Masing-masing desa mengeluarkan produk unggulan dan kemarin saya arahkan ke produk lokal jadi tidak produk luar yang ditampilkan, sehingga betul-betul mendorong potensi lokal desa agar bisa berkembang,” katanya pada betanews.id, Selasa (8/11/2022).
Baca juga: Dongkrak Penjualan, Pelaku UMKM di Kudus Diberi Pelatihan Branding Produk
Selain pameran, Jati Expo juga menggelar serangkaian lomba yakni, lomba menyanyi, mewarnai, menggambar, karaoke, fashion show, dan modern dance.
Bupati Kudus Hartopo mengapresiasi adanya expo UMKM tersebut. Langkah itu dianggap sebagai membantu menekan angka inflasi Kudus yang mulanya menempati peringkat tertinggi di Jawa Tengah.
Baca juga: Wah, 13 Produk UMKM Kudus Kini Sudah Bisa Dibeli di Indomaret
Ia juga berpesan agar pengusaha di Kudus dapat menjaga kualitas produk jualannya. Tidak hanya sebatas tampilan dan bentuk yang menarik, tapi mampu menjadi produk yang unggul.
“Tadi saya berpesan, jadi UMKM ini tidak hanya diproduksi teksturnya saja, desain yang baik tapi juga kualitas ini yang dipentingkan. Jadi dari desain sudah bagus, tekstur sudah oke, tapi memang kualitas yang harus ditingkatkan,” pesannya mengakhiri.
Editor: Ahmad Muhlisin

