31 C
Kudus
Senin, Juli 22, 2024

Muria Blues Festival Jadi Ajang Kolaborasi Ekonomi Kreatif di Kudus

BETABEWS.ID, KUDUS – Lantunan lagu Little Milton berjudul “The Blues Is Alright” menggema di Sidjicoffee Bae, Kebun Pecuk Pecukilan Jalan Bae – Colo Km 7 Kudus, Minggu (27/11/2022). Lagu yang dibawakan oleh Blues Jam ini dilantunkan sebagai pembuka dari Muria Blues Festival.

Panitia Muria Blues Festival, Kristo Prabowo mengatakan, event tersebut merupakan kolaborasi komunitas Blues Kudus Family (BKF) dengan Komite Ekonomi Kreatif di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus serta Sidjicoffee. Event tersebut tidak hanya menampilkan genre musik blues saja, tetapi juga menggandeng musisi genre lain seperti jazz, reggae dan rock.

Ketua Komite Ekonomi Kreatif Valerie Yudistira Pramudya menyerahkan cinderamata kepada Mutrikah, Plt Kepala Disbudpar Kudus. Foto: Erna Safitri.

Baca juga: Jangan Ketinggalan, Besok Muria Blues Festival Siap Meriahkan Kudus

-Advertisement-

“Ini acara tahunan dari komunitas Kudus Blues Family yang disupport Sidjicoffee, Disbudpar dan Ekraf. Acara ini diisi oleh 9 band musik dan kita menggandeng genre lain, ada reggae, jazz dan lainnya,” Katanya ditemui di pelataran Sidjicoffee.

Sementara, Ketua Komite Ekonomi Kreatif Valerie Yudistira Pramudya menyebut, memilih genre musik blues sebagai musik utama, karena dianggap menjadi musik pergerakan. Sehingga bisa menumbuhkan kembali kreatifitas musisi Kudus untuk kembali berkarya.

“Karena blues itu menjadi musik-musik pergerakan, di mana saya ingin menggerakkan teman muisisi Kudus ini untuk bangkit, untuk kembali lagi berkarya dan kreativitasnya kembali tumbuh,” ujarnya.

Pria yang juga merupakan Owner Sidjicoffee itu menambahkan, musik blues disebutnya sebagai cikal bakal dari semua musik yang ada saat ini. Kemudian, tagline Muria dipilih sebagai bentuk penghargaan terdapat Pegunungan Muria yang memberi banyak manfaat untuk kehidupan warga Kudus.

“Kenapa kita mengambil Muria karena kita hidup dan dihidupi oleh Pegunungan Muria, dari airnya dan alamnya. Jadi kita mengahargai Muria sebagi the mother of music, makanya kita menancapkan pertama kali event ini adalah dengan tagline Muria Blues,” tuturnya.

Gelaran Muria Blues Festival dikatakan Valeria, juga diabadikan lewat video yang nantinya diunggah di media sosial seperti Youtube. Sehingga, masyarakat yang tidak dapat datang bisa mengetahui geliat para pelaku ekonomi kreatif di Kudus.

Baca juga: Black Coffee Truck Hadir di Sidji Coffee Kudus, Gandeng Band Kenamaan Kota Kretek

Kepala Disbudpar Kudus Mutrikah sangat mengapresiasi terselenggaranya event tersebut. Ia menilai adanya Muria Blues Festival ini menjadi bentuk ekonomi kreatif pada sub-sektor musik yang bisa memiliki potensi luar biasa ke depannya.

“Acara yang luar biasa, para pemuda Ini mereka semakin hari kreatif dan inovasinya semakin luar biasa, sehingga membuat event Muria Blues Festival. Harapan kegiatan ini juga bisa dilakukan setiap tahunnya,” ungkapnya.

Editor: Kholistiono

Erna Safitri
Erna Safitri
Erna Safitri adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di IAIN Kudus Jurusan Komunikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER