31 C
Kudus
Sabtu, Februari 4, 2023
BerandaKUDUSMelihat dari Dekat...

Melihat dari Dekat Proses Pembangunan Jembatan Apung di Sungai Lusi Sepanjang 70 Meter

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa orang terlihat sibuk di atas jembatan apung yang sedang dibangun di Sungai Lusi. Jembatan apung tersebut akan digunakan sebagai penghubung Kabupaten Demak dan Kudus sebagai pengganti perahu penyeberangan. Untuk membangun jembatan apung tersebut, membutuhkan tenaga ahli yang didatangkan dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Tampak beberapa pekerja terlihat memanggul kayu balokan di atas jembatan. Sebagian ada yang memasang kayu balok di atas drum sebagai pengapung. Ada juga yang memasang tiang lampu. Terlihat meski memasang jembatan di atas sungai, namun tak ada satu pun pekerja yang sampai terjun ke sungai atau pun basah terkena air.

Ketua pekerja yakni Toyib mengatakan, meski dibangun di atas sungai dengan debit air yang cukup tinggi, tapi proses pembangunan jembatan apung memang tak perlu sampai mencebur ke sungai. Ia mengaku, bersama rekannya memang sudah terbiasa membuat jembatan apung.

Jembatan apung di Sungai Lusi. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga: Jembatan Apung Dibangun di Sungai Lusi, Jadi Jalan Pintas Warga Demak dan Kudus

“Kami memang sudah terbiasa membangun jembatan apung. Pembuatan jembatan apung tak perlu harus menyebur ke sungai,” ujar Sukron kepada Betanews.id, Senin (28/11/2022).

Dia pun kemudian menjelaskan proses pembangunan jembatan apung di Sungai Lusi. Dia menuturkan, proses awal pembuatan jembatan apung adalah dengan merakit enam drum dijadikan satu rangkaian yang berfungsi sebagai pengapungnya.

Setelah mendapat dua rangkaian drum sebagai pengapung, kemudian dirangkai dengan balok kayu serta dipasang papan. Lalu baru dijeburkan ke sungai sebagai awal pemgerjaan.

“Setelah itu, pengerjaan dilakukan di atas jembatan apung yang sudah berada di sungai. Agar tidak hanyut, setelah dapat beberapa rangkaian jembatan diikat menggunakan tali ke pohon,” bebernya.

Tali tersebut, kata dia, nantinya tidak dilepas. Sebab, nantinya juga digunakan sebagai penyeimbang jembatan sehingga ketika dilewati motor untuk menyeberang jadi stabil dan tak banyak goncangan.

“Juga sebagai penguat agar jembatan tak hanyut oleh arus deras. Serta kuat ketika ada sampah menumpuk yang menerjang jembatan apung,” ungkapnya.

Dia mengatakan, jembatan apung di Sungai Lusi itu panjangnya kurang lebih 70 meter. Dengan lebar 2,5 meter. Pengerjaan sudah 11 hari dan diperkirakan dua sampai tiga hari lagi bisa selesai.

“Selama pengerjaan alhamdulillah tak ada kendala yang berarti. Ini sudah tahap finishing dan beberapa hari lagi sudah selesai,”. Imbuhnya.

Dia mengatakan, jembatan apung ini menghabiskan sekitar 95 drum sebagai pengapung. Balok kayu sekitar 135 batang serta papan sebanyak 500 lembar.

“Papan dan balok yang digunakan adalah kayu mahoni. Diperkirakan kekuatan kayu ini mampu bertahan minimal lima tahun,” ungkapnya.

Pria yang berasal dari Kecamatan Bantarkawung, Brebes itu mengaku, sudah sering dapat order membuat jembatan apung. Sebelum membuat jembatan apung di Sungai Lusi, ia dan rekannya biasa membangun jembatan apung di wialayah Jawa Barat dan sekitarnya.

Baca juga: Pangkas Jarak dan Waktu, Jembatan Sesek Ini Jadi Penyambung Perekonomian Warga Dua Kabupaten

“Kami ini satu rombongan terdiri dari enam orang. Kami memang spesialis membangun jembatan apung. Sebelum di sini saya sudah beberapa kali membuat jembatan apung di Karawang, Tangerang, serta Bekasi,” bebernya.

Sementara itu, Perangkat Desa Kedungwaru Lor, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak yakni Sukron mengatakan, pembangungan jembatan apung di Sungai Lusi memang menggunakan tenaga ahli. Bahkan tenaga ahli pembangunan jembatan apun didatangkan langsung dari Kabupaten Brebes.

“Untuk tenaga memang didatangkan dari Brebes. Sebab mereka yang memang sudah terbiasa membangun jembatan apung di beberapa daerah,” ujar Sukron.

Editor: Kholistiono

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,383FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
100,000PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler