BETANEWS.ID, KUDUS – Waktu menunjukan pukul 20.15 WIB, suara musik akustik terdengar saat sejumlah warga Desa Kaliputu, Kecamatan Kota, Kudus mulai memasuki aula balai desa. Mereka tak lain adalah para peserta pelatihan Youtube yang digelar Karang Taruna Bina Muda Desa Kaliputu.
Edy Susanto (31), yang didapuk menjadi Ketua Panitia menjelaskan, acara tersebut bertujuan memberi pengetahuan mengenai Youtube. Pria yang arab disapa Edy itu juga membeberkan, bahwa peserta yang hadir juga diberikan sedikit bekal untuk menjadi Youtuber.

Baca juga: Produksi Jenang Kudus Banyak yang Pakai Kayu Bakar, Ternyata Ini Alasannya
“Pelatihan ini tentang membuat konten dan membangun sebuah channel. Peserta juga praktik langsung membuat channel dan konten sesuai yang diminati. Jadi mereka punya pengenalan mengenai Youtube setelah dari sini,” ujar warga Desa Kaliputu, RT 07 RW 01 itu.
Kegiatan bertajuk “Kupas Tuntas Channel Youtube” yang dilaksanakan pada Sabtu, 26 November 2022 itu muncul karena rasa kekhawatiran pengurus Karang Taruna Bina Muda terhadap perkembangan teknologi. Menurutnya, di era serba digital seperti saat ini, masyarakat perlu dibekali agar dapat beradaptasi.
“Kalau tidak mengenal dan menyesuaikan diri, kita akan tertinggal. Jadi kita perlu belajar menghadapi era yang serba digital ini,” ungkap pria yang juga Ketua Karang Taruna Bina Muda itu.
Edy melanjutkan, kegiatan tersebut dibuka untuk umum. Meski difokuskan untuk warga Desa Kaliputu, namun peserta yang hadir tidak hanya dari warga Desa Kaliputu saja, bahkan ada yang dari Demak.
“Harapan kami, peserta bisa mengembangkan ilmu yang didapat dari pelatihan ini. Terima kasih juga kepada teman-teman Beta Media yang mau berbagi ilmu. Rencana ke depan kami mau membuat channel yang berisi publikasi kegiatan dan informasi desa yang dibutuhkan warga,” bebernya.
Meski peserta yang hadir hanya sekitar separuh dari 50 orang yang mendaftar, Edy tetap merasa senang melihat antusias peserta. Menurutnya, peserta banyak yang batal hadir karena ada kegiatan yang bersamaan. Tak hanya peserta, bahkan panitia juga ada yang tidak bisa hadir.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar dan peserta aktif bertanya. Semoga ke depan desa kami bisa muncul banyak Youtuber dan saling berbagi ilmu. Kami ingin Desa Kaliputu ini juga bisa menjadi Desa Youtuber seperti di Bondowoso,” tambahnya.
Baca juga: Resmi Dilantik jadi Kades Kaliputu, Widiyo Akan Rangkul Pelaku Usaha Jenang
Satu di antara peserta yang akif bertanya yakni Noor Afandi (42), alias Gipo. Warga Desa Kaliputu, RT 07 RW 01 itu berencana akan membuat konten komedi. Gipo yang mengaku selalu bahagia itu ingin menebar kebahagiaan melalui kanal Youtube barunya.
“Saya tertarik karena ingin punya ilmu baru, biar bisa jadi Youtuber. Hasil dari pelatihan ini saya sudah punya kanal baru dan tahu cara upload video. Rencana membuat konten komedi, karena saya setiap hari hanya tertawa dan tertawa,” kata Gipo sambil tertawa.
Editor: Kholistiono

