BETANEWS.ID, KUDUS – Intensitas curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini mengakibatkan debit air di Bendung Wilalung naik dan kini berstatus siaga. Debit air mulai tinggi sejak Sabtu (12/11/2022) dini hari.
Operator Pemeliharaan Bendung Wilalung Sugeng Hartanto mengungkapkan, kondisi Bendung Wilalung saat ini mengalami penurunan status dari berstatus awas merah menjadi siaga atau berwarna kuning. Menurutnya, tingginya debit air di bendung tersebut dikarenakan intensitas curah hujan yang tinggi, juga karena ada kiriman air dari Bendung Dumpil, Ngaringan Grobogan.
“Untuk penurunannya bertahap per satu sentimeternya bergerak menurun. Tapi tekanan air di sayap-sayap Sungai Wulan juga mulai menurun,” beber saat ditemui, Senin (14/11/2022).
Baca juga: Nestapa Pedagang Pasar Bitingan, Saat Hujan Deras Terpaksa Tutup Karena Atap Bocor Parah
Meski kondisi Bendung Wilalung terlihat penuh dan sejajar dengan tanggul, tapi air berangsur-angsur menurun. Menurutnya, debit air naik itu sejak dua hari yang lalu yang datang pada dini hari.
“Air mulai naik itu pada hari Sabtu dini hari. Kemudian di hari itu juga debit air mencapai 425 m3/detik,” terangnya.
Sedangkan untuk saat ini, kata Sugeng, debit air berangsur-angsur menunjukkan tren turun. Sementara untuk debit airnya saat ini mencapai 540 m3/detik pada pukul 10.00 WIB.
“Untuk tinggi jagaannya saat ini 62 sentimeter. Semoga saja kondisi yang menunjukkan tren turun ini stabil, agar airnya juga semakin surut dan aman terkendali,” pungkas Sugeng.
Editor: Ahmad Muhlisin

