Abu Bakar Ba’asyir dan Santri Ponpes Al-Mukmin Ngruki Ucap Ikrar Setia pada NKRI

BETANEWS.ID, SUKOHARJO – Ratusan santri pondok pesantren Al-Mukmin, Ngruki, Sukoharjo mengucapkan ikrar kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada peringatan Hari Pahlawan, Kamis (10/11/2022) sore.

Kegiatan tersebut dilakukan secara seremonial di halaman Ponpes Al-Mukmin dan didukung secara penuh oleh Korem 074/Warastratama Kota Surakarta. Pada acara tersebut, tampak juga pendiri Ponpes Al-Mukmin Ngruki, Abu Bakar Ba’asyir yang duduk dengan kursi roda.

Santri Ponpes Al-Mukmin Ngruki saat mengucapkan Ikrar Setia pada NKRI. Foto: Khalim Mahfur

Dengan lantang, para santri secara serentak mengucapkan ikrar kesetiaan terhadap NKRI. Meski terjadi sedikit gerimis, para santri tetap semangat mengikuti upacara.

-Advertisement-

Baca juga: Kesbangpol Jateng Resmikan Pusat Layanan Cegah Terorisme

Adapun naskah ikrar yang dibacakan adalah sebagai berikut:

Kami santri pondok Pesantren Islam Al Mukmin Ngruki berikrar

1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa

2. Setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945

3. Siap mengisi kemerdekaan dan meneruskan perjuangan pahlawan bangsa

4. Siap menjaga kesatuan dan persatuan bangsa

5. Siap menjaga keutuhan NKRI

Humas Ponpes Al-Mukmin Ngruki Muchson mengatakan, peserta yang ikut dalam upacara  tersebut berjumlah sekitar 300 santri. Adapun yang diikutsertakan adalah santri dari kelas SLTA sederajat.

“Kegiatan ini diikuti oleh santri SLTA saja, untuk SLTP tidak kita ikutkan karena mereka kader tahfiz juga kegiatan hafalan itu,” kata Muchson.

Komandan Korem 074/Warastratama Kota Surakarta, Kolonel Inf Anan Nurakhman berharap, para santri tetap ingat kepada para pahlawan. Dengan demikian, menurutnya nilai-nilai kebangsaan dan perjuangan tetap tertanam di dalam diri mereka.

Baca juga: Mantan Napi Teroris di Yayasan Gemas Salam Dapat Hibah Mobil dari Pemkot Solo

“Kita juga ingin para santri yang ada di sini terus menatap ke depan, tidak melihat sejarah ke belakang. Artinya sejarah ponpes ini secara khusus mungkin masih ada sedikit stigma-stigma yang negatif ini. Saya rasa dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini bisa memberikan hal-hal yang positif di mata masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, momen ini juga sangat tepat untuk melakukan silatirahmi dengan ustaz dan jajaran Ponpes Al-Mukmin Ngruki.

“Apapun yang menjadi masalah bisa dikomunikasikan dengan baik terutama dengan Korem sebagai satuan kewilayahan yang ada di Kota Solo dan sekitarnya. Harapannya ke depan Solo ini terus menjadi kota yang kondusif tidak terjadi hal yang kita inginkan,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER