31 C
Kudus
Rabu, November 30, 2022
BerandaKUDUSTerakhir Dapat Penghargaan...

Terakhir Dapat Penghargaan Tahun 2017, Pemkab Kudus Harap-harap Cemas Tunggu Hasil Penilaian Adipura

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus saat ini sedang harap-harap cemas, terkait hasil penilaian Adipura. Pasalnya pada tanggal 23-24 September 2022 lalu tim penilaian Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menyambangi Kota Kretek untuk melakukan penilaian.

Hal itu diungkap oleh Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus yakni Abdul Halil. Dia mengatakan, tim penilai Adipura dari Kementerian LHK itu juga didampingi juga dari Dinas LHK Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Ada beberapa catatan penting dari tim penilai, tapi memang tak bisa diungkapkan saat ini.

Abdul Halil, Kepala Dinas PKPLH Kudus. Foto: Rabu Sipan.

Baca juga: Cerita Masa Kecil Shokib, Pernah Ketiduran di Hutan dan Pulang Penuh Luka

- Ads Banner -

“Ada beberapa catatan. Namun, kami belum bisa mengungkapkannya,” ujar pria yang akrab disapa Halil kepada awak media, Kamis (6/10/2022).

Halil mengatakan, di tingkat kabupaten atau kota biasanya ada 21 titik pantau tim penilai. Namun, untuk Kabupaten Kudus hanya ada 16 titik pantau.

“Hal itu dikarenakan wilaya Kudus yang tak memiliki pelabuhan maupun rumah sakit besar. Sehingga titik pantaunya bisa lebih sedikit,” jelasnya.

Halil pun kemudian menyebutkan, beberapa titik pantau yang didatangi oleh tim Penilaian Adipura. Di antaranya, pasar tradisional, wilayah perkantoran, tempat pembuangan akhir (TPA), shelter, bank sampah unit (BSU), fasilitas umum, dan lainnya.

“Selain kebersihan, penilaian juga meliputi langkah penanganan sampah dan cara mengurangi sampah yang ada di Kabupaten Kudus,” bebernya.

Dia mengaku, terkait penanganan dan pengurangan sampah di Kabupaten Kudus selama ini sudah baik. Meski belum sesuai target yang ditentukan. Oleh karenanya, ia mengimbau masyarakat ikut berperan dalam pengurangan dan penanganan sampah di Kudus.

“Semoga masyarakat tergugah dan sadar untuk kebersihan lingkungan. Mengurangi sampah mulai dari lingkup keluarga,” imbuhnya.

Baca juga: Sosok Isa Ansori, Peraih Kalpataru yang Selamatkan 78 Titik Sumber Mata Air di Pemalang

Dia pun berharap, di penilaian Adipura ini Kabupaten Kudus bisa mendapatkan hasil terbaik dan juara. Sebab, Kudus sudah cukup lama tak memenangi Adipura.

Sebagai informasi, Kabupaten Kudus terkahir kali mendapatakan penghargaan Adipura Kencana pada tahun 2017, semasa pimpinan Bupati Mustofa. Adipura sendiri adalah sebuah penghargaan bagi kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan. Adipura diselenggarakan oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup.

Editor: Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler