31 C
Kudus
Minggu, November 27, 2022
BerandaEKONOMILapak Gorengan di...

Lapak Gorengan di Kudus Ini Laris Banget, Sehari Omzetnya Bisa Jutaan Rupiah

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pembeli tampak silih berganti berdatangan di lapak gorengan yang berada di depan Kantor KUA Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Beberapa pembeli tampak membeli dengan jumlah yang banyak. Tak heran jika lapak tersebut sanggup menjual hingga ribuan biji gorengan setiap harinya.

Hal tersebut diungkap oleh penjual gorengan yaitu Alex Riyan. Menurutnya, dalam sehari setidaknya ia bisa menjual gorengan hingga 1.500 biji dari mulai buka pukul 9.00 hingga pukul 18.00 WIB.

Lapak gorengan yang ada di depan Kantor KUA Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Foto: Kaerul Umam.

Baca juga: Lapak Gorengan Khas Tegal di Gribig Ini Bisa Jual Ratusan Biji Sehari

- Ads Banner -

“Kalau pembeli macam-macam. Ya dari warga sekitar, pekerja Mardirahayu, pekerja Pura, orang pabrik, pekerja konveksi, dan pekerja proyek. Alhamdulillah saat ini pelanggan masih setia membeli di sini, walaupun banyak pesaing di sekitar sini,” beber pria yang akrab disapa Alex kepada Betanews.id, Selasa (18/10/2022).

Pria yang berusia 31 tahun itu menjelaskan, ia memulai berjualan gorengan di Kudus itu sejak 2012 yang lalu. Awalnya menurutnya cukup sulit mendapatkan kepercayaan dari pembeli. Setidaknya butuh waktu 3 bulan, baru lapaknya bisa mulai berkembang dan meningkat.

“Awalnya sehari saya hanya bisa mendapat omzet Rp 70 ribu saja dan itu harus tombok, karena modal Rp 100 ribu. Itupun tenaga belum dihitung. Namun saya percaya, kalau penjualan tidak selamanya sepi, pasti akan ada ramainya juga,” tutur pria asal Rembang tersebut.

Di sana, ia menjual beraneka ragam gorengan, mulai dari bakwan sayur, bakwan jagung, tahu isi, mendoan, karamel (pisang coklat), molen, ketela goreng dan lain sebagainya. Ia menjual per satu bijinya dengan harga seribuan saja.

“Kalau di sini paling banyak diminati itu bakwan sayur, bakwan jagung, mendoan, dan molen,” ujar anak ragil dari tiga bersaudara tersebut.

Baca juga: Hujan Jadi Berkah Bagi Ismail, Gorengannya Selalu Laris manis

Ia menambahkan, ia dulu menerima pesanan online ketika masih ada yang membantu. Namun karena pada saat ini hanya ada satu pekerja saja, ia pun tidak bisa mengantarkan pesanan ke lokasi pembeli.

“Saya ada tiga lapak, yaitu di sini (depan kantor KUA Jati), Pekeng Mejobo dan di Pasar Wates Undaan,” terangnya.

Editor: Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,335PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler