BETANEWS, KUDUS – Galery Seni Menara Kudus di Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, menyediakan berbagai macam kaligrafi dan lukisan. Salah satu yang menjadi ciri khas yaitu kaligrafi ayat kursi berbentuk Menara Kudus.
Menurut Pemilik Galery Seni Menara Muhammad Nur Syamsul Huda (37), atau akrab disapa Huda, kaligrafi ayat kursi menara menjadi oleh-oleh wisatan.
“Sementara yang kaligrafi dijadikan oleh-oleh, tapi yang lukisan, kakak saya sudah punya kerja sama galeri di Jakarta dan mereka juga menyediakan di Tokopedia,” katanya pada Betanews.id, pada Sabtu (17/9/2022).

Baca juga:Serunya Berwisata Sambil Belajar Kaligrafi di Galery Seni Menara Kudus
Kaligrafi ayat kursi berbentuk Menara Kudus, lanjut Huda, memiliki arti yang mendalam. Ia mengatakan, ayat kursi mempunyai makna wasilah atau perantara masuk surga.
“Kaligrafi ayat kursi berbentuk menara memiliki arti wasilah masuk surga. Jadi ayat kursi itu merupakan ayat singgasana, sehingga cocok untuk dipajang di rumah dan dijadikan oleh-oleh,” imbuhnya.
Menggunakan media cetak berukuran 25×17 sentimeter, Huda menjual kaligrafi ayat kursi berbentuk Menara Kudus dengan harga Rp 20 ribu. Selain kaligrafi, di Galery Seni Menara juga menyediakan berbagai lukisan Menara Kudus dengan berbagai ukuran.
“Lukisannya ada yang ukuran 100×170 cm, terus lukisan menara masa depan itu ukuran 90×140, dan jejak Sunan Kudus tahun 1936 M ukuran 100×130. Harganya itu mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 10 juta,” sebutnya.
Huda menerangkan, Galery Seni Menara yang dibangun sejak 2017 itu tidak hanya digarap sendiri melainkan dengan dua kakaknya, yaitu Muhammad Nur Syukron dan Ahmad Ahid. Karya seninya bahkan mendapat berbagai penghargaan tingkat internasional dan menjadi langganan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Baca juga: Museum Jenang Kini Punya Galery Kaligrafi Karya Seniman Kudus yang Mendunia
“Tahun 1995 kakak saya yang Muhammad Nur Syukron, menang juara umum Kudus khat kaligrafi taraf internasional. Terus lukisan karya kakak saya Ahid juara satu di Rusia, bahkan presiden SBY sudah tiga kali beli lukisannya,” terangnya.
Meskipun tidak dikomersilkan, Huda menjelaskan, melalui beberapa kegiatan pameran UMKM karya di Galery Seni Menara bahkan telah sampai ke luar negeri. Ia menyebutkan sketsanya bahkan sampai ke Dubai dan Timur Tengah.
“Kalau sketsa saya sudah sampai di Dubai, Timur Tengah, seringnya malah ke Jakarta,” ujarnya.
Editor : Kholistiono

