BETANEWSID, KUDUS – Di Jalan Mejobo, Mlati Lor, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, terpatnya di depan SMK Wisudha Karya terdapat gerobak yang menjual siomay dengan nama unik, yakni Siomay Pelangi. Tampak beberapa pengendara yang lewat, mampir untuk membeli jajanan khas Bandung itu.
Penjual Siomay Pelangi Asep mengatakan, nama Siomay Pelangi diambil dari filosofi warna gerobaknya, yakni pink dan silver. Ia sengaja memberi nama pelangi agar pembeli tertarik dan penasaran dengan siomay buatannya.

“Nama Siomay Pelangi itu panjang ceritanya, aku ambil yang simpel, yaitu pink dan silver itu diambil dari warna gerobak. Biar disukai pembeli, kalau warna silver kan terkesan mahal dan orang lihat tulisannya pasti langsung mampir. Terus ini kan kota santri, jadi aku menghormatinya dengan memberi kaligrafi basmalah,” katanya pada betanews.id, Sabtu (15/10/2022).
Baca juga: Usung Konsep Prasmanan, di Seblak Juara Pembeli Bisa Pilih Sendiri Isiannya dan Harga Mulai Seribuan
Tidak hanya memiliki nama yang unik, Asep menambahkan, harga Siomay Pelangi juga terkenal murah dan enak. Ia sengaja mematok harga rendah, agar dapat dijangkau pembeli dari berbagai kalangan.
“Harga siomay masih Rp500, yang lain Rp1 ribu aku masih Rp500. Ada pare, kentang, tahu, dan siomay. Jadi bisa kejangkau anak kecil, ibu-ibu, dan bapak-bapak. Aku dapat untung sedikit tidak apa-apa, yang penting berkah dan laris,” imbuhnya.
Asep menerangkan, yang menjadi penyebab siomay buatannya enak, lantaran dari adonannya yang menggunakan ikan teri dan tongkol. Selain itu, ia menambahkan irisan daging ayam, sehingga semakin nikmat ketika dimakan.
“Bahan-bahannya pakai tepung tapioka biasanya, terus tepung terigu merek Cokro, yang paling baik itu. Siomaynya ada irisan ayam dan adonannya ada campuran ikan tengiri dan tongkol yang buat warnanya putih,” terangnya.
Baca juga: The Palace Burger, Resto Rumahan yang Jadi Jujugan Pecinta Makanan Western di Kudus
Menjual Siomay Pelangi selama sembilan tahun lamanya, Asep mengaku tidak pernah sepi pelanggan dan selalu menghabiskan 3 kilogram siomay setiap harinya. Menurutnya, dengan jujur kepada pembeli dan ramah, ia semakin dikenal banyak orang.
“Kalau dari segi rasa orang yang beli dan banyak yang ketagihan. Aku sih kalau jualan jujur, misal hari ini kacang lagi susah jadi aku encerin tapi biasanya kental. Nah itu aku tetap bilang sama pembeli dia mau apa tidak,” ujarnya.
Setiap Senin-Sabtu, Asep mangkal mulai pukul 12.00-15.00 WIB di depan SMK Wisudha Karya dan pindah ke depan Bandeng Presto Loram 15.00-18.00 WIB. Siomay Pelangi juga sering menerima pesanan katering nikahan. Bagi yang berminat bisa menghubungi pada nomor 082137315367.
“Aku mangkal habis Dzuhur, habis ini aku pindah di depan toko Bandeng Presto Loram, tapi kalau Minggu aku keliling,” pungkasnya.
Editor: Kholistiono

