31 C
Kudus
Minggu, November 27, 2022
BerandaKULINERBolu Tetes dan...

Bolu Tetes dan Kue Akar Kelapa Seriezh Penjualannya Tembus Toko Modern Hingga Pasar Luar Jawa

BETANEWS.ID, KUDUS – Di Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, terdapat bisnis rumahan pembuatan kue, yaitu Seriezh Cookies. Meskipun terkesan sederhana, namun pemasarannya telah tembus pasar luar Jawa.

Hal itu dikatakan Pemilik Seriezh Cookies Septi Hartati Putri (42). Kue-kue buatannya telah menguasai seluruh pusat oleh-oleh yang ada di Kudus. Tidak hanya itu, pada tanggal 4 September lalu, Seriezh masuk dalam penjualan UMKM Indomaret.

Proses pembuatan bolu tetes. Foto: Sekarwati.

Baca juga: Awalnya Sempat Diremehkan, Septi Buktikan Sukses Jual Kue Seriezh Cookies

- Ads Banner -

“Produk saya awalnya di Jenang Mubarok sudah berjalan dua tahun lebih, terus dikurasi lagi di ADA Swalayan, selain itu di wisata Muria, Susu Moeria, insya Allah semua pusat-pusat oleh di Kudus ada. Alhamdulillah kemarin ikut kurasi bersama Indomaret,” katanya pada Betanews.id, Kamis (13/10/2022).

Seriezh Cookies terdapat dua produk, yakni Bolu Tetes dan Akar Kelapa. Septi menerangkan, Bolu Tetes memiliki rasa gurih dan manis dengan dua varian cokelat dan original. Begitu juga dengan Akar Kelapa yang gurih lantaran terdapat santan kelapa sebagai bahan dasarnya.

“Buatnya menggunakan dari bahan alami, tidak dicampur dengan bahan apapun. Hanya tepung terigu, gula pasir, kelapa, dan telur. Jadi cocok untuk anak-anak, dewasa, maupun orang tua. Selain bolu tetes saya juga buat akar kelapa, bahan dasarnya dari kelapa campuran tepung ketan, gula pasir, santan kepala,” terangnya.

Bolu Tetes Seriezh dijual dengan harga Rp 9 ribu per 100 gram, sedangkan Akar Kelapa Seriezh Rp 15 ribu per 150 gram. Akan tetapi, harga itu bisa berubah ketika memasuki mall.

“Saya juga membuat kue lainnya, seperti keciput, ampyang coklat, donat, bolen pisang, roti gulung abon, roti pisang, roti hantaran, pizza mini, kue ulang tahun, salad buah,” imbuhnya.

Baca juga: Bolu Tetes, Camilan Khas Desa Lau yang Tak Pernah Sepi Peminat

Septi menjelaskan, usahanya yang telah terkenal ini berkat binaan Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM. Kini pembeli tidak hanya dapat memesan lewat pusat oleh-oleh saja, akan tetapi secara online melalui Tokopedia, Shopee Food, Buka Lapak, dan Grab Food.

“Kebetulan saya binaan dari Dinas Industri dan UKM Kabupaten Kudus. Mereka membimbing saya yang tadinya belum bisa apa-apa terus dibantu dikasih pelatihan-pelatihan. Mulai dari produksi, pengemasan, desainnya ke UMKM center Semarang. Selain itu juga diajari pemasaran, ditemukan oleh pemilik-pemilik toko dan pusat oleh-oleh,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

Sekarwati
Sekarwati
Sekarwati adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di UIN Walisongo Semarang Jurusan Komunikasi.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,335PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler