BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 400 karateka dari 34 kabupaten/kota mengikuti ajang Pra Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah. Kegiatan yang digelar di GOR Bung Karno Kudus ini, berlansung pada 28-30 Oktober 2022.
Wakil Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Jateng Adam Prabowo mengatakan, event ini untuk menyaring atlet-atlet yang bisa berlaga di Porprov 2023 mendatang yang digelar di Pati Raya.

Baca juga: Atlet PBFI Pati Raih Satu Emas dan Satu Perak pada Ajang Pra Porprov 2022
“Proprovnya bakal di Pati tahun depan, kemungkinan bulan Agustus. Proprov itu untuk persiapan ke PON,” katanya pada Betanews.id usai acara pembukaan Pra Porprov Karate, Jumat (28/10/2022).
Terdapat dua kategori yang dipertandingkan pada Pra Porprov Karate Jateng, yakni kata dan kumite. Adam menambahkan, dari dua kategori tersebut nantinya akan dipilih delapan besar yang maju dalam Porprov 2023.
“Nanti yang terpilih untuk Porprov ada delapan besar, nah dalam kegiatan pra Porprov ini lebih mencari tiket. Apakah yang sekarang ini bisa mewakili Porprov itu belum tentu, karena kita bukan by name tapi by number, yang penting di kelas itu dia mendapatkan tiket dulu. Untuk kabupaten/kota kita minta untuk terus memantau atlet ini dan diadakan seleksi, sehingga waktu Porprov, atlet terbaik yang dikirimkan,” imbuhnya.
Pra Porprov ini, kata Adam, untuk mengetahui potensi atlet kabupaten/kota di Jateng. Selain itu, juga melatih para wasit dan organisasi dalam membuat event perlombaan karate.
“Forki Jateng ada 16 perguruan, maka seleksinya juga ketat. Maka event-event seperti ini untuk pembinaan atlet, wasit dan organisasi karate itu sendiri,” terangnya.
Baca juga: Perenang Jepara Raih 6 Medali di Kejurprov Jateng, Cintia Irawati Tampil Gemilang dengan 3 Emas
Melihat potensi atlet di Jawa Tengah, Adam menilai terdapat prestasi gemilang yang dapat diraih oleh para atlet karate. Untuk itu ia meminta kepada para pembina dan pemerintah untuk mendukung dalam pelatihan dan pendanaan, terkait pengembangan atlet karate.
“Jadi potensi karate di Jawa Tengah itu sungguh luar biasa, outputnya juga jelas juara, nah ini perlu pelatihan dan bimbingan, yang jelas untuk berprestasi tidak terlepas dari pendanaan,” pungkasnya.
Editor : Kholistiono

