31 C
Kudus
Selasa, Desember 6, 2022
BerandaKUDUSPernah Ditawar Rp4...

Pernah Ditawar Rp4 Juta, Koran Tahun 1972 Berisi Liputan Nitisemito Ini Tak Akan Dijual Harga Berapa Pun

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebuah koran Suara Merdeka terbitan 12 Mei 1972 koleksi Pojok Kliping rupanya tak akan dijual dengan harga berapa pun. Pasalnya, koran tersebut berisi liputan Pengusaha rokok paling masyhur di Kudus yaitu Nitisemito. Bahkan, koran tersebut sempat ditawar kolektor seharga Rp4 juta.

Alasan Founder Pojok Kliping Imam Khanafi tak akan menjualnya, karena koran itu merupakan hibah dari temannya. Makanya, ia selalu berkomitmen untuk tidak menjual kliping koran yang berisi Nitisemito tersebut.

“Sebenarnya untuk nominalnya ini sangat fantastis dan sangat menggiurkan karena waktu itu harganya cuma Rp25. Semisal ini koran milik pribadi sudah saya lepas. Berhubung ini hibah dari teman jadi tidak saya lepaskan,” ungkapnya, Kamis (22/9/2022).

- Ads Banner -

Baca juga: Nitisemito Bangun ‘Istana’ Kembar untuk Kedua Putrinya yang Menemani di Masa Sulit (3/5)

Menurut Imam, di koran itu ada beberapa tulisan tentang Nitisemito yang dimuat dalam dua halaman. Beberapa di antaranya adalah Kedjajaan Bal Tiga Lenjap Dg Meninggalnja Nitisemito”, ” Istana Kembar M. Nitisemito Kudus Mau Dilelang Utk Tutup Hutang Rp 16.000.000, “Punja Mobil2 Mewah Tapi Kalau Pergi Senang Naik Kuda/Kereta”, dan ”Soemadji Nitisemito Terima Warisan Markas2 Tentara”.

“Paling menarik kisah Nitisemito di koran itu adalah saat mengulas tentang Nitisemito dikasih kuda oleh Sri Susuhan X Kraton Surakarta GPH Berbonegoro,” terangnya.

Kemudian ada yang menarik lagi yaitu tentang rumah kembar milik Nitisemito yang dilelang untuk menutup hutang Rp16 juta pada tahun tersebut. Menurutnya, apabila nominal tersebut dikurs-kan saat ini jadi miliaran rupiah.

Baca juga: Nitisemito, Raja Kretek dari Kudus, Orang Terkaya di Zaman Belanda (1/5)

“Jadi itu yang dilelang kan yang sebelah timur. Sangat menarik karena jika kurs sekarang nominal tersebut pada tahun itu bisa sampai Rp1 miliar lebih,” ungkapnya.

Dari koran itu pula, mantan jurnalis itu memiliki keinginan untuk menulis ulang apa yang diberitakan di koran terbitan 50 tahun lalu itu.

”Ada keinginan untuk mengetik ulang dengan bahasa saat ini supaya generasi sekarang tahu tentang Nitisemito. Kalau isi berita yang tertera di koran itu kan masih ejaan lama, terkesan sulit untuk dipahami saat ini,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler