31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Pedas Gurihnya Cimol Bojot Khas Tasikmalaya yang Laku Puluhan Porsi Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS – Gerobak penjual Cimol Bojot Khas Tasikmalaya di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu terlihat cukup ramai pembeli. Mereka datang silih berganti membuat sang penjual sibuk melayani mereka.

Di lapak yang baru buka awal Agustus 2022 lalu itu memang sudah punya banyak pembeli. Hal itu diakui oleh pemilik usaha, Radit Rahmana (21) saat ditemui betanews.id, Kamis (18/8/2022).

Radit saat menjual Cimol Bojot Khas Tasikmalaya di Desa Getas Pejaten. Foto: Erna Safitri.

Dia mengatakan, cimol bojot yang dijualnya berbahan dasar tepung aci yang dibentuk bulat kecil-kecil yang kemudian digoreng. Cimol jualannya itu memiliki tekstur kenyal dan gurih. Pada proses pembuatannya, adonan dari cimol terlebih dahulu diberi bumbu  berupa lada, garam, bawang yang menciptakan rasa gurih.

-Advertisement-

Baca juga: Menikmati Es Pisang Ijo Makassar yang Harganya Cuma Rp10 Ribu

“Setelah cimol digoreng kemudian dikasih bumbu kusus untuk cimol bojot, lalu ada bubuk cabai halus dan kasar, minyak bawang dan daun jeruk agar rasanya sedap dan gurih. Untuk yang ori biasanya tanpa bubuk cabai,” tuturnya.

Cimol bojot ini ada beberapa varian rasa, yaitu orisinal, pedas sedang, ekstra pedas, balado, dan campuran. Satu porsi cimol bojot ini dihargai Rp5 ribu. Lapaknya ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hinggap 18.00 WIB atau sampai habis.

“Saat ini sudah bisa jual puluhan bungkus sehari. Sementara baru dijual di sini. Tapi kita juga jual secara COD,” katanya.

Baca juga: Pentol Kuah Pak Basir Larisnya Bukan Main, Sehari Omzetnya Bisa Jutaan

Radit menjelaskan, kemampuannya dalam membuat cimol bojot ini sudah dimilikinya sejak berada di bangku SMP. Ketika itu, dirinya sangat suka membuat camilan sendiri, sepeti membuat cireng, cimol dan camilan berbahan aci lainnya.

“Saya dulu waktu di Tasikmalaya suka bikin-bikin camilan seperti goren-gorengan cimol, cireng. Jadi udah tahu cara bikinnya seperti apa,” pungkas Radit.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER