Kisah Rimbi yang Sukses Tekuni Bisnis Buket, Awalnya Cuma Bantu Teman untuk Wisuda

BETANEWS.ID, JEPARA – Rimbi Ayu Pramesti (25) terlihat sedang menata stok bunga artificial ke dalam wadah pot dan rak kayu bersusun. Ia mengelompokkan bunga artificial sesuai dengan jenis bunga tersebut.

Sepulang dari mengajar di Taman Kanak-kanak (TK), Rimbi sapaan akrabnya selalu menyibukkan diri di tokonya tersebut. Toko yang menjual buket dan pernak-perniknya itu berada di Jalan Raya Purwogondo, Desa Puwogondo RT 1 RW 1, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara.

Ragam buket yang ada di Gift Shop.id. Foto: Erna Safitri.

Baca juga: Marak Dijadikan Hadiah, Rikka Kebanjiran Rezeki dari Aneka Buket Cantik

-Advertisement-

Saat ditemui, Rimbi menjelaskan, usaha dengan nama Gift Shop.id itu dirintisnya sejak 2016 lalu. Berawal dari teman yang meminta tolong dibuatkan buket untuk wisuda. Sejak saat itu ia belajar untuk membuat beragam buket, lalu dijual bersama dengan temannya.

“Idenya itu datang waktu awal kuliah dimintai tolong teman suruh bikin buket. Padahal gak tahu buket itu apa, terus cari-cari di Youtube cara bikinnya, bahannya. Setelah itu saya jual bareng temen kuliah tadi,” katanya, Senin (29/8/2022).

Awalnya dia bersama temanya membuat dan menjual buket dari bahan kain satin dan flannel. Kedua bahan itu dibentuk dan dirangkai sedemikian rupa menjadi bentuk kelopak bunga atau pun daun menjadi buket bunga.

Setelah beberapa bulan, karena temannya memiliki kesibukan lain, ia memutuskan untuk berjualan buket sendiri. Awal penjualan dilakukannya secara online melalui sosial media berupa Facebook dan Instagram dengan sistem COD.

“Dulu bunganya itu dari kain satin dan flannel, belum pakai bunga asli atau bunga artificial karena belum begitu banyak diminati dan dikenal orang. Dijual online lalu COD, kayak gitu,” jelasnya.

Lambat laun, usaha buket Rimbi memiliki banyak variasi, tak hanya bunga satin saja, ada buket jajan, buket bunga asli, buket bunga kering, bunga artificial, buket uang dan masih banyak lagi. Bahkan setiap hari selalu selalu ada yang pesan buket di tempatnya.

“Alhamdulillah, kalau sekarang hampir setiap hari ada orderan 2-3 buket, atau kadang ada yang datang dadakan untuk beli yang ready di toko juga ada,”tuturnya.

Baca juga: Modal Nekat Belajar dari YouTube, Sashie Kini Mampu Raup Banyak Cuan dari Buket

Berkat konsistensinya dalam menekuni usaha buket, kini di Februari Tahun 2022 ia secara resmi membuka toko offline. Bahkan usahanya itu berkembang dengan merambah pada pernak pernik pernikahan. Di antaranya jasa hias seserahan, boks cincin, mahar, backdrop paper flower hingga souvenir pernikahan.

“Harapannya, insyaallah bisa buka cabang, terus mengambang usaha ini serta semoga lebih banyak orang yang tahu. Utamanya untuk produk kita tambah beragam jadi pelanggan punya banyak pilihan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER